Sudah Beroperasi, Kapan Kereta Cepat Whoosh Balik Modal?

AKURAT.CO Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan kereta cepat Whoosh (waktu hemat, operasi optimal, sistem hebat) Jakarta Bandung yang merupakan kereta cepat pertama di Indonesia dan Asia Tenggara yang memiliki kecepatan rata-rata 350 km/jam. Kereta cepat tersebut resmi beroperasi pada 2 Oktober 2023 dan sudah bisa dinikmati masyarakat umum.
Setelah meresmikan kereta cepat, Presiden Jokowi buka suara soal tarif Kereta Cepat Whoosh Jakarta Bandung dengan kisaran harga Rp250.000 hingga Rp350.000, walaupun presiden telah menyerahkan kepada PT Kereta Cepat Indonesia-China (KCIC).
Sebelumnya, Direktur Utama KCIC Dwiyana Slamet Riyadi pernah mengatakan dari perhitungan nilai investasi, jumlah penumpang hingga harga tiket, diperkirakan perusahaan akan balik modal dalam 40 tahun atau di tahun 2063.
Baca Juga: Sudah Diresmikan Jokowi, Ini Waktu Tempuh Kereta Cepat Jakarta-Bandung
"Asumsi dengan harga tiket Jakarta-Bandung sebesar Rp150.000 hingga Rp300.000 dan kereta cepat mampu mengangkat penumpang sebesar 31.215 per hari," kata Dwiyana dikutip Selasa (3/10/2023).
Sementara, PT KCIC sebagai penyelenggara kereta cepat hingga saat ini belum mengumumkan harga tiket setelah masa promo berakhir. Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi telah mengatakan bahwa tarifnya berkisar di angka Rp250.000 - Rp300.000.
Pembiayaan Kereta Cepat
Proyek kereta cepat ini, sebagian besar didanai oleh China yang menelan biaya sekitar USD7,27 miliar atau setara dengan Rp112 triliun. Biaya tersebut tergolong membengkak yang awalnya diperkirakan menelan biaya sebesar USD1,2 miliar pada awal tahun 2023.
Pembiayaan bengkak biaya proyek kereta cepat akan ditutup dengan cara menyetor ekuitas tambahan dari konsorsium KCIC dengan komposisi pembiayaan proyek ini 75% berasal dari pinjaman melalui China Development Bank (CDB).
Dari 75% tersebut, pembagiannya Indonesia sebesar 60% dan 40% berasal dari China.
Sementara, total pinjaman Indonesia terhadap CDB sendiri mencapai Rp8,3 triliun yang digunakan untuk pembiayaan pembekakan biaya kereta cepat, dengan bunga yang ditawarkan oleh China sebesar 3,4% per tahun dengan tenor 30 tahun.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini











