Kementerian PU Siapkan Rp114,59 Triliun untuk Infrastruktur 2027

AKURAT.CO Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memfokuskan program pembangunan infrastruktur tahun 2027 khususnya untuk mendukung penguatan produktivitas, investasi, dan industri. Fokus tersebut sesuai dengan arah Rencana Kerja Pemerintah (RKP) 2027.
Menteri PU, Dody Hanggodo mengatakan peningkatan produktivitas harus dilihat dari semakin baiknya layanan infrastruktur yang mampu mendukung berbagai aktivitas masyarakat. Produktivitas dan infrastruktur dasar merupakan fondasi bagi investasi serta penguatan industri.
“Air minum dan irigasi harus tersedia untuk mendukung pertanian, jalan dan jembatan harus mampu menghubungkan sentra-sentra produksi dengan pasar, serta layanan dasar harus berfungsi dan mendukung kawasan berkembang secara lebih baik," kata Dody, Jumat (25/9/2026).
Baca Juga: Kementerian PU Salurkan 286 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Jabar
Kementerian PU memperoleh alokasi anggaran tahun 2027 sebesar Rp114,59 triliun. Sebanyak Rp37,30 triliun untuk Bina Marga, Rp32,57 triliun untuk Prasarana Strategis, Rp30,66 triliun dialokasikan untuk bidang Sumber Daya Air, Rp12,15 triliun untuk Cipta Karya, serta Rp1,91 triliun untuk dukungan manajemen dan teknis.
Pada bidang Bina Marga, program diarahkan pada pembangunan dan preservasi infrastruktur jalan dan jembatan untuk memperkuat konektivitas.
Kegiatannya meliputi pembangunan jalan baru sepanjang 198,79 km, peningkatan kapasitas dan preservasi jalan 870,87 km, pembangunan dan penggantian jembatan 2.597,38 meter, preservasi jembatan 16.926 meter, pembangunan flyover/underpass 473,90 meter, serta pembangunan jalan tol 12,26 km.
Di bidang Prasarana Strategis, program tahun 2027 mencakup revitalisasi 471 unit sekolah keagamaan, pembangunan 68 unit Sekolah Rakyat Tahap III, 15 unit perguruan tinggi dan perguruan tinggi keagamaan, 12 unit prasarana perekonomian atau pasar, serta prasarana olahraga, kesehatan, peribadatan, cagar budaya, dan prasarana strategis lainnya.
Sementara untuk program bidang Sumber Daya Air tahun 2027 mencakup antara lain pembangunan jaringan irigasi seluas 451 hektare, rehabilitasi jaringan irigasi 47.671 hektare, pengendalian banjir sungai dan muara sepanjang 27,06 km, pengamanan pantai 6,60 km, tambahan kapasitas air baku 0,78 m3/detik, serta pengendalian sedimen dan lahar.
Baca Juga: Kementerian PU Kebut Pembangunan 9 Sekolah Rakyat di Sulsel, Kapasitas Capai 11.340 Siswa
Kemudian pada bidang Cipta Karya diarahkan untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan dasar. Program yang dilaksanakan antara lain pembangunan dan peningkatan SPAM sebesar 650 liter/detik, perluasan SPAM untuk 5.000 sambungan rumah (SR), pengelolaan air limbah sebanyak 6 unit, persampahan 10 unit, serta pembangunan bangunan gedung seluas 31.757 m2.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK








