Kadin Siapkan Program Perumahan Layak dan Pelatihan Tenaga Kerja Migran

AKURAT.CO Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia terus mendorong percepatan program Perumahan Layak Huni dan Terjangkau serta Pelatihan Tenaga Kerja Migran sebagai bagian dari strategi mendukung pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Ketua Umum Kadin Indonesia, Anindya Novyan Bakrie, mengungkapkan bahwa sektor perumahan menjadi salah satu fokus utama organisasi ini, bekerja sama dengan pemerintah daerah dan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).
"Kami telah memulai program ini beberapa hari yang lalu dan akan terus meningkatkan kolaborasi dengan Kadin Provinsi serta BUMN yang memiliki lahan yang bisa dimanfaatkan," ujarnya di Jakarta, Sabtu (15/3/2025).
Baca Juga: Dorong Perekonomian, Kadin Kukuhkan 2.800 Pengurus
Program perumahan ini diharapkan dapat memberikan akses hunian yang layak dengan harga terjangkau, terutama bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Dengan kolaborasi antara Kadin, BUMN, dan sektor swasta, target pembangunan rumah bagi masyarakat bisa lebih cepat terealisasi.
Selain perumahan, Kadin juga memprioritaskan pengembangan tenaga kerja migran yang dianggap sebagai pahlawan devisa negara.
Saat ini, terdapat backlog sekitar 1,5 juta tenaga kerja migran yang masih membutuhkan pelatihan, terutama dalam sektor perawatan dan jasa pelayanan.
"Kami melihat ada 1,5 juta tenaga kerja migran yang masih perlu dilatih, terutama di bidang keperawatan dan pelayanan. Ini menjadi salah satu prioritas utama Kadin dalam waktu dekat," jelas Anindya.
Baca Juga: Pikirkan Juga Aspek Lingkungan dan Sosial dalam Pembangunan Tiga Juta Rumah
Melalui program ini, Kadin berupaya menciptakan tenaga kerja migran yang terampil dan siap bersaing di pasar global, sekaligus memastikan bahwa mereka mendapatkan perlindungan dan kesejahteraan yang layak.
Dengan dua program percepatan ini, Kadin optimistis dapat memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan ekonomi nasional, menciptakan lebih banyak lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara berkelanjutan
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai








