Akurat

Pemerintah Berlakukan Tarif Promo LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp5 Ribu

Aris Rismawan | 28 Agustus 2023, 14:50 WIB
Pemerintah Berlakukan Tarif Promo LRT Jabodebek Jauh Dekat Rp5 Ribu

AKURAT.CO - Pemerintah memberikan tarif promo Rp5.000 untuk masyarakat umum yang ingin menggunakan Lintas Rel Terpadu Jabodebek (LRT Jabodebek) mulai pukul 14.00 WIB Senin (28/8/2023).

Juru Bicara Kementerian Perhubungan, Adita Irawati mengatakan, pemberian tarif promo tersebut dilakukan untuk mendorong masyarakat agar beralih menggunakan angkutan massal ketimbang kendaraan pribadi.

“Tarif promo yang tergolong flat ini sebesar Rp5.000 untuk jarak dekat dengan skema selanjutnya yaitu pengenaan tarif maksimal sebesar Rp20.000 untuk jarak terjauh,” kata Adita dikutip Senin (28/8/2023).

Lebih rinci, tarif dasar LRT Jabodebek yang ditetapkan mulai Rp5.000 untuk 1 km pertama, dan mengalami penambahan sebesar Rp700 per Km selanjutnya.

Adita menambahkan, pemberian tarif promo yang berlaku sebulan hingga 30 September 2023 ini menggunakan subsidi dari pemerintah melalui skema kewajiban Pelayanan Publik (Public Service Obligation).

Baca Juga: Jokowi Resmikan LRT Jabodebek, Diharap Mampu Tekan Polusi

“Besaran PSO yang diberikan untuk subsidi tarif dari mulai beroperasi sampai dengan akhir tahun 2023 yaitu sebesar Rp66 Miliar. Jumlah ini di luar pemberian subsidi untuk prasarana,” ucap Adita.

Sementara, pemberian subsidi PSO ini dilakukan dengan membiayai selisih dari biaya yang diusulkan oleh operator LRT Jabodetabek, agar tarif lebih terjangkau bagi masyarakat.

Sebagai informasi tambahan, LRT Jabodebek akan melayani masyarakat di 18 stasiun yang menghubungkan wilayah Jakarta, Bogor, Depok, dan Bekasi. Stasiun tersebut seperti Stasiun Dukuh Atas, Setiabudi, Rasuna Said, Kuningan, Pancoran, Cikoko, Ciliwung, Cawang, TMII, Kampung Rambutan, Ciracas, Harjamukti, Halim, Jatibening Baru, Cikunir I, Cikunir II, Bekasi Barat, dan Jati Mulya.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.