AKURAT.CO Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Bambang Susantono menjelaskan progres pembangunan IKN kepada Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan.
Didampingi Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR, Diana Kusumastuti, kunjungan Luhut merupakan tindak lanjut setelah Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Ketua Satuan Tugas Khusus (Satgasus) Percepatan Investasi di IKN. Selain itu, kedatangan Luhut juga dilakukan untuk memastikan pembangunan infrastruktur prioritas di IKN berjalan sesuai target.
“Menko Marves ingin melihat kemajuan pembangunan Nusantara, serta membahas peluang-peluang investasi yang dapat segera direalisasikan di IKN,” ujar Bambang.
Luhut mengawali kunjungan ke Titik Nol Nusantara untuk berdiskusi dengan Kepala OIKN dan Dirjen Cipta Karya Kementerian PUPR dan Dirjen Perumahan Kementerian PUPR dengan didampingi Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi, Deputi Bidang Koordinasi Investasi dan Pertambangan serta Deputi Bidang Koordinasi Pengelolaan Lingkungan dan Kehutanan.
Kunjungan kemudian dilanjutkan ke lokasi proyek Hunian Tapak Menteri, Sumbu Kebangsaan Barat, dan Istana Presiden.
“Satgas akan berperan mengkoordinasikan lintas kementerian/lembaga, sesuai dengan peran Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi. Kami akan mengecek kemajuan lapangan secara berkala,” ujar Luhut.
Lebih lanjut, ia menjelaskan, bagian paling penting yang perlu segera diselesaikan adalah masalah pertanahan, agar semua bisa memberi kepastian untuk investor berinvestasi termasuk di dalamnya adalah soal harga tanah yang perlu ditetapkan dengan mekanisme yang benar melalui appraisal.
Sebelumnya, Kepala Otorita IKN telah menyampaikan instruksi Presiden yang memerintahkan jajaran untuk mempercepat proses agar investasi di IKN dapat terealisasi. Termasuk di dalamnya penyelesaian permasalahan pertanahan.
“Kita ingin agar segala sesuatunya clean and clear, istilahnya begitu, jadi yang akan ditawarkan kepada investor ini adalah tanah-tanah yang sudah matang dan kita ketahui harganya sehingga mereka bisa langsung menghitung,” ungkap Kepala OIKN dalam keterangan resminya.
Untuk mewujudkan hal tersebut, pemerintah membentuk satuan tugas yang diketuai Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan. Tugas utamanya adalah menjadi koordinator semua lembaga terkait proses percepatan investasi di IKN.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 4Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 5Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 6Persija Terpaksa Jamu Java United di Bali, Terancam Pengurangan Poin Jika 4 Kali Musafir
- 7Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 8Kenapa Thailand Ingin Berantas Ikan Nila Hitam? Ini 5 Alasannya
- 9Prabowo Pimpin Sidang DEN di Istana, Instruksikan Persiapan E50 untuk Perkuat Kemandirian Energi
- 10Terungkap di Sidang Korupsi Kuota Haji: Anak Buah Bos Maktour Setor USD10 Ribu ke Pejabat Kemenag




