Sido Muncul: Relokasi Pabrik Anak Usaha Masih Dirancang

AKURAT.CO PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) tengah fokus menyiapkan relokasi pabrik anak perusahaannya, PT Berlico Mulia Farma dari Sleman, DI Yogyakarta ke kawasan industri di Klaten, Jawa Tengah.
Presiden Direktur SIDO Irwan Hidayat mengatakan, untuk merelokasi pabrik tersebut, pihaknya harus merencanakannya secara matang. Sebab, memindahkan pabrik farmasi tidak mudah dan membutuhkan waktu.
"Dulu memang (pabrik Berlico) itu dibangun 30 tahun lalu di daerah perumahan. Kita siapkan lahan baru di Klaten itu memang daerah industri," ucapnya dalam paparan publik di Gedung BEI, Jakarta, Rabu (21/8/2019).
Makanya, kata Irwan, yang saat ini sedang dilakukan oleh perseroan adalah merancang masterplan terkait pemanfaatan pabrik nantinya untuk jenis produk apa saja.
"Misalnya untuk solid, untuk likuid, untuk cairan, atau untuk antibiotik," imbuhnya.
Dalam rancangan masterplan tersebut, kata Irwan, nantinya pabrik akan dibangun secara bertahap. Terlebih lagi, izin mendirikan pabrik pun menelan waktu yang cukup lama sekitar 3-5 tahun.
"Begitu dipindah, mesinnya memproduksi pabrik mesin baru, kita harus lakukan uji R&D ulang. Dan sekarang belum dijual (pabrik lamanya di Sleman, Yogyakarta). Sekarang lagi fokus desain masterplan untuk (pabrik) Berlico (yang baru)," paparnya.
Dalam kesempatan yang sama, Direktur Keuangan SIDO Leonard menyampaikan, langkah relokasi ini lantaran kapasitas produksi pabrik Berlico di Sleman, DI Yogyakarta sudah hampir mencapai 90 persen. Sedangkan permintaan pasar untuk produk-produk farmasi terus bertumbuh.
"Kapasitas produksinya sudah hampir 90 persen dan kita mau growth. Jadi ya mesti kita punya (pabrik) yang lebih luas, " pungkasnya. []
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 8Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar




