Asisten AI GrabMerchant Bantu UMKM Ambil Keputusan Bisnis Berbasis Data

AKURAT.CO Grab Indonesia terus mendorong transformasi digital bagi pelaku usaha melalui pemanfaatan Asisten AI GrabMerchant. Fitur berbasis kecerdasan buatan (AI) ini dirancang untuk membantu mitra merchant mengelola operasional, membaca performa bisnis, hingga mengambil keputusan yang lebih cepat dan berbasis data.
Antusiasme terhadap fitur ini terus meningkat. Dalam waktu kurang dari lima bulan, Asisten AI GrabMerchant telah digunakan lebih dari satu juta kali dengan tingkat kepuasan pengguna mencapai 96,1 persen.
Melalui kampanye bertajuk "Temukan Jawaban untuk Apa Pun", Grab ingin menunjukkan bahwa teknologi AI dapat dimanfaatkan secara praktis oleh pelaku UMKM tanpa memerlukan kemampuan teknis khusus dalam mengolah data bisnis.
Asisten AI GrabMerchant Permudah Analisis Bisnis UMKM
Country Marketing and Communications Head Grab Indonesia, Melinda Savitri, mengatakan teknologi seharusnya mampu menyederhanakan proses bisnis sekaligus membuka peluang pertumbuhan yang lebih luas bagi pelaku usaha.
"Di Grab, kami percaya bahwa teknologi seharusnya mampu menyederhanakan kehidupan dan membantu lebih banyak orang berkembang. Karena itu, kami terus berupaya untuk memperluas pemanfaatan teknologi di berbagai aspek, termasuk melalui Asisten AI GrabMerchant, sebagai alat bantu yang mudah digunakan dan relevan dengan kebutuhan sehari-hari mitra merchant. Kami ingin setiap pelaku usaha, terlepas dari skala bisnisnya, dapat memanfaatkan teknologi untuk menemukan solusi atas tantangan yang mereka hadapi, meningkatkan kinerja usaha, dan membuka peluang pertumbuhan yang lebih besar," ujar Melinda Savitri.
Asisten AI GrabMerchant memanfaatkan data penjualan internal toko secara otomatis untuk memberikan rekomendasi bisnis yang mudah dipahami. Melalui fitur ini, merchant dapat memperoleh wawasan mengenai performa toko, strategi menu, hingga rekomendasi promosi tanpa harus menganalisis data secara manual.
Manfaat tersebut dirasakan langsung oleh pemilik Mie Aceh 769 Pijay, Ibu Efa, yang memanfaatkan fitur wawasan toko untuk memahami kondisi usahanya. Dengan bantuan AI, ia dapat mengetahui performa bisnis dan menentukan langkah yang tepat tanpa harus mengolah data sendiri.
Digunakan Lebih dari Satu Juta Kali
Hingga Mei 2026, sebanyak 59,2 persen merchant baru GrabFood yang bergabung sejak awal tahun tercatat aktif menggunakan Asisten AI GrabMerchant. Selama kurang dari lima bulan, fitur tersebut telah mencatat lebih dari 1.083.425 interaksi dari para mitra merchant.
Tidak hanya membantu operasional harian, Asisten AI GrabMerchant juga dimanfaatkan untuk mendukung ekspansi usaha. Ibu Efa menggunakan fitur tersebut untuk menganalisis biaya operasional dan menentukan lokasi yang sesuai sebelum membuka cabang baru. Berbekal rekomendasi berbasis data, cabang baru usahanya kini telah beroperasi.
Tingkat adopsi Asisten AI GrabMerchant juga terlihat tinggi di berbagai daerah. Jakarta menjadi wilayah dengan penggunaan terbesar, disusul Surabaya, Bandung, Medan, Yogyakarta, dan Bali. Merchant di berbagai kota memanfaatkan fitur ini untuk mengelola menu, merespons ulasan pelanggan, hingga menyusun strategi promosi.
Kepercayaan merchant terhadap fitur tersebut tercermin dari tingkat pengguna berulang yang mencapai 89,9 persen pada merchant kategori long-tail dan 97,2 persen pada merchant kategori mid-market.
Selain menghadirkan wawasan bisnis, Asisten AI GrabMerchant juga menyediakan berbagai fitur seperti Menu Scanner yang mampu mengubah daftar menu cetak menjadi menu digital secara otomatis, serta Description Generator berbasis AI untuk membuat deskripsi menu yang lebih menarik bagi pelanggan.
Grab juga mencatat penggunaan Asisten AI GrabMerchant mampu meningkatkan efisiensi promosi iklan merchant hingga 11 persen. Dengan rekomendasi yang lebih akurat berdasarkan data, pelaku usaha dapat mengoptimalkan strategi pemasaran dan mengalokasikan anggaran promosi secara lebih efektif.
Melalui kampanye "Temukan Jawaban untuk Apa Pun", Grab berharap semakin banyak UMKM di Indonesia memanfaatkan kecerdasan buatan sebagai alat bantu bisnis yang praktis. Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Grab dalam mendukung digitalisasi UMKM sekaligus memperkuat daya saing pelaku usaha di era ekonomi digital.Sumber: Grab Indonesia.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 5Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 6Belajar dari Jepang, Erick Thohir Ingin Timnas Indonesia Punya Dua Skuad Berkualitas
- 7Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 8Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 9KPK Tetapkan Lima Tersangka OTT BNPB, Adik hingga Orang Kepercayaan Suharyanto Terjerat
- 10Panggil Bahlil ke Istana, Prabowo Terima Laporan Penguatan Tata Kelola Migas dan Peningkatan Layanan Energi








