Teknologi 3D Printing Cokelat Jadi Sorotan di Hari Cokelat Dunia

AKURAT.CO Setiap 7 Juli, dunia merayakan World Chocolate Day atau Hari Cokelat Sedunia. Momen ini jadi ajang melihat bagaimana teknologi seperti 3D printing cokelat menghadirkan inovasi baru dalam industri makanan.
3D printing cokelat adalah teknologi yang mencetak cokelat dalam bentuk tiga dimensi berbasis desain digital. Prosesnya mirip printer 3D biasa, namun menggunakan cokelat cair sebagai bahan utama.
Dengan alat ini, para pembuat cokelat bisa menciptakan bentuk yang sangat detail. Mulai dari karakter kartun, logo perusahaan, hingga desain khusus sesuai pesanan pelanggan.
Teknologi ini membuka peluang baru di dunia kuliner karena mampu mencetak produk unik dengan cepat dan presisi. Kini, Cocoa Press dari Amerika Serikat bahkan menghadirkan printer cokelat 3D rumahan untuk penggunaan pribadi, sebagaimana dikutip dari Tech Crunch, Senin (7/7/2025).
Perusahaan besar seperti Hershey dan Barry Callebaut mulai menggunakan 3D printing untuk pengembangan produk. Teknologi ini mempercepat pembuatan prototipe dan dapat membuat cokelat dengan desain personal.
Baca Juga: Silverqueen Produk Israel Atau Bukan? Ini Daftar Coklat Yang Diboikot Dan Tidak
Selain itu, penggunaan printer cokelat 3D membantu mengurangi limbah berkat proses yang presisi. Hal ini jadi nilai tambah di tengah meningkatnya kesadaran akan keberlanjutan dan efisiensi produksi makanan.
Tak hanya di industri makanan, 3D printing cokelat juga mulai digunakan di sekolah kuliner dan politeknik. Siswa bisa belajar mencetak makanan dengan teknologi modern yang sesuai kebutuhan industri saat ini.
Banyak seniman makanan juga memanfaatkan teknologi ini untuk menciptakan karya cokelat yang rumit. Hasilnya memiliki nilai estetika dan jual yang tinggi.
Teknologi ini juga dikombinasikan dengan Augmented Reality (AR) untuk menghadirkan pengalaman interaktif bagi konsumen. Beberapa brand bahkan menyediakan aplikasi untuk melihat hasil cetak cokelat secara virtual sebelum dipesan.
Momentum Hari Cokelat Dunia mengingatkan bahwa teknologi kini merambah berbagai aspek, termasuk kuliner yang dulunya serba manual. Teknologi 3D printing cokelat membuktikan bahwa inovasi bisa berpadu dengan kreativitas dan cita rasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini


Terpopuler
- 1Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 2Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 3Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 4Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 5Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 6Aprilia Buang Peluang Emas Meski Kuasai 4 Besar di Mandalika, Marc Marquez Pemenang Sesungguhnya!
- 7Prediksi Skor Sabah FK vs Slavia Praha 13 Oktober 2026: Siapa yang Diunggulkan?
- 8Zelensky: Jika Trump dan Putin Menginginkan Pemilu di Ukraina, Syaratnya Gencatan Senjata 60 Hari
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini


