AKURAT.CO Meta mengumumkan langkah-langkah baru untuk mengurangi konten spam di FacebooK yang mengganggu pengalaman pengguna dan merugikan kreator asli. Akun yang terbukti menyebarkan konten spam dengan taktik manipulatif akan mengalami penurunan jangkauan dan kehilangan kelayakan monetisasi.
Akun yang mencoba memanipulasi algoritma distribusi atau membanjiri Feed dengan konten spam akan mengalami penurunan jangkauan dan kehilangan kelayakan monetisasi. Meta juga meningkatkan upaya untuk menghapus akun palsu dan jaringan yang melakukan keterlibatan palsu.
"Kami membuat sejumlah perubahan tahun ini untuk menyempurnakan Feed, membantu kreator untuk tampil beda, dan memberi orang lebih banyak kendali atas cara konten dipersonalisasi untuk mereka," demikian pernyataan Meta melansir laman resmi perusahaan.
Beberapa akun mencoba mempermainkan algoritma Facebook untuk meningkatkan jumlah penayangan, mencapai jumlah pengikut yang lebih banyak dengan lebih cepat, atau mendapatkan keuntungan monetisasi yang tidak adil.
"Meskipun niatnya tidak selalu jahat, hasilnya adalah konten spam di Umpan yang menyingkirkan konten kreator yang autentik. Ke depannya, kami mengambil sejumlah langkah untuk mengurangi konten spam ini dan membantu kreator autentik menjangkau audiens dan berkembang," tulis Meta.
Beberapa akun mengeposkan konten dengan teks panjang yang mengganggu, sering kali dengan jumlah tagar yang berlebihan. Sementara yang lain menyertakan teks yang sama sekali tidak terkait dengan konten.
Jaringan spam sering kali membuat ratusan akun untuk membagikan konten spam yang sama yang mengotori Feed orang-orang. Akun yang terlibat dalam praktik ini nantinya akan ditindak tegas dengan hanya memperlihatkan konten mereka kepada pengikut mereka dan tidak akan memenuhi syarat untuk dimonetisasi.
"Akun yang kami temukan terlibat dalam perilaku ini tidak akan memenuhi syarat untuk dimonetisasi dan mungkin jangkauan audiensnya lebih rendah."
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK









