Ketika Elon Musk Sering Salah Sebut X sebagai Twitter

AKURAT.CO Apakah Anda masih sering menyebut X sebagai Twitter? Ternyata, bukan hanya Anda.
Bahkan Elon Musk, pemilik sekaligus pengganti nama Twitter menjadi X, masih sesekali terpeleset menyebut platform media sosial itu dengan nama lamanya.
"Twitter menambahkan lebih banyak fitur dengan lebih sedikit orang," tulis Musk dalam unggahannya di X, dikutip Kamis (27/2/2025). Padahal, nama resmi platform tersebut kini adalah X.
Kesalahan ini terjadi saat Musk merespons sebuah akun yang memuji DOGE, badan penasihat efisiensi pemerintah yang dipimpinnya. DOGE disebut berhasil memangkas jumlah tenaga kerja federal.
Akhir pekan sebelumnya, Musk meminta karyawan federal untuk melaporkan pencapaian pekerjaan mingguan mereka setiap Senin atau terancam kehilangan pekerjaan.
Namun, seorang pejabat pemerintah kemudian mengklarifikasi bahwa laporan tersebut bersifat opsional.
Ini bukan kali pertama Musk salah menyebut X sebagai Twitter, dan kemungkinan bukan yang terakhir.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 2Kalender Jawa 14 Oktober 2026: Rabu Wage Dikenal Punya Watak Teguh dan Penuh Pertimbangan
- 3Bangkai Kapal Tertua di Dunia Berusia 4.700 Tahun Ditemukan di Turki, Apa Saja yang Terungkap?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Trump Sudah Berhati-Hati Terlibat Perang, Netanyahu Berupaya Memicu Kembali Konfrontasi dengan Iran
- 6Fabio Calonego Akui Ditawari Naturalisasi, Tertarik Bela Timnas Indonesia
- 7Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 8Gubernur Bali I Wayan Koster Viral Usai Adu Mulut dengan Petugas SPBU, Ini Profilnya
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







