Meta Akhiri Program Pemeriksaan Fakta di Media Sosial

AKURAT.CO Meta, perusahaan induk Facebook, Instagram dan Threads, mengumumkan akan menghentikan program pemeriksaan fakta pihak ketiga yang selama ini digunakan untuk menangani informasi palsu di platformnya.
Sebagai gantinya, Meta akan mengandalkan pengguna untuk menambahkan catatan pada konten yang dianggap tidak akurat.
Keputusan ini menandai perubahan besar dalam kebijakan Meta yang sebelumnya berfokus pada moderasi ketat terhadap informasi yang salah.
CEO Meta, Mark Zuckerberg, menyatakan bahwa langkah ini merupakan upaya untuk kembali pada prinsip kebebasan berekspresi.
"Sudah waktunya untuk kembali ke akar kita seputar kebebasan berekspresi," ujar Zuckerberg, dikutip dari Nytimes.com, Jumat (10/1/2025).
Baca Juga: Bagaimana Media Sosial Dapat Mempengaruhi Dinamika Politik dan Proses Pembuatan Kebijakan?
Ia mengakui bahwa perubahan ini mungkin akan meningkatkan jumlah konten negatif di platform, namun menganggapnya sebagai pertukaran yang perlu.
Pengumuman ini terjadi di tengah transisi politik Amerika Serikat, di mana Meta tampak menyesuaikan kebijakannya dengan pemerintahan baru yang pro-kebebasan berbicara.
Beberapa langkah strategis Meta belakangan ini, termasuk relokasi tim moderasi konten ke Texas dan adopsi sistem mirip 'Catatan Komunitas' seperti di platform X (dahulu Twitter), mencerminkan pengaruh pendekatan serupa oleh Elon Musk.
Namun, keputusan ini menuai kritik dari berbagai pihak.
Di sisi lain, beberapa politisi konservatif menyambut baik keputusan Meta, menyebutnya sebagai kemenangan untuk kebebasan berbicara.
Namun, skeptisisme tetap ada, dengan sebagian pihak menilai langkah ini sebagai taktik untuk menghindari regulasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 7Jadwal BRI Liga 1 Pekan Ini Lengkap dengan Live Streaming, Ada Persib vs Dewa United
- 8Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 9KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini
- 10Eratnya Persahabatan Indonesia-Mesir, Prabowo Antarkan Langsung Keberangkatan Presiden El-Sisi







