Instagram Kenalkan Fitur Baru untuk Cegah Pemerasan Seksual

AKURAT.CO Instagram telah menambahkan fitur baru yang mencegah pengguna mengambil tangkapan layar atau merekam gambar dan video yang hanya bisa dilihat sekali, sebagai bagian dari upaya untuk mengatasi pemerasan seksual (sextortion) di platformnya.
Meta, perusahaan induk Instagram, mengumumkan bahwa fitur ini dirancang untuk melindungi remaja dari upaya penipuan yang memaksa mereka mengirim gambar intim.
Selain itu, Meta juga akan menerapkan alat yang dapat mengaburkan gambar telanjang dalam pesan serta menyembunyikan daftar pengikut dari akun yang dicurigai sebagai pelaku pemerasan.
Langkah ini diambil seiring peringatan dari Ofcom, regulator komunikasi Inggris, bahwa perusahaan media sosial dapat didenda jika gagal menjaga keselamatan anak-anak di platform mereka.
NSPCC, organisasi perlindungan anak, menyebut inisiatif ini sebagai langkah positif, namun menyoroti pentingnya penerapan perlindungan serupa di semua produk Meta, termasuk WhatsApp.
Pemerasan seksual, terutama yang menargetkan remaja laki-laki, telah meningkat secara global. Internet Watch Foundation Inggris melaporkan bahwa pada 2023, 91 persen korban sextortion yang dilaporkan adalah anak laki-laki.
Meta juga berkomitmen untuk mengedukasi anak-anak dan orang tua mengenai bahaya sextortion, serta memastikan fitur keamanannya dapat mendeteksi dan mencegah kejahatan ini.
"Kami telah memasang perlindungan bawaan sehingga orang tua tidak perlu melakukan apa pun untuk mencoba dan melindungi remaja mereka," ujar Antigone Davis, kepala keamanan global Meta, dikutip dari Bbc.com, Jumat (18/10/2024).
Namun, Meta mengakui bahwa pelaku selalu berusaha mengakali sistem keamanan yang diterapkan.
Sextortion adalah kejahatan yang memanfaatkan gambar intim untuk memeras korban.
Korban seringkali merasa tertekan dan diancam bahwa gambar mereka akan dipublikasikan jika tidak membayar, bahkan dalam beberapa kasus menyebabkan bunuh diri.
Meta berharap fitur baru ini dapat memberikan perlindungan yang lebih baik bagi pengguna muda dan mencegah pemerasan seksual lebih lanjut di platformnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 2Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 3Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 4Kalender Jawa 19 September 2026: Watak Weton Sabtu Wage, Setia dan Berpendirian Kuat
- 5FIFA ASEAN Cup: PSSI Rilis 23 Pemain Timnas Indonesia, Jay Idzes dan Beckham Putra Absen
- 6Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 7Prediksi Skor Juventus vs NEC Nijmegen 18 September 2026: Siapa yang Akan Menang?
- 8Prediksi Skor Roma vs Inter 19 September 2026: Duel Dua Tim Sempurna di Olimpico
- 9Geledah Rumah Lampri, KPK Sita Bukti Dugaan Aliran Uang
- 10Presiden Prabowo: Saya Tidak Ingin Ada Orang Lapar di Indonesia








