7 Tips Mudah untuk Menghindari Email Phishing dan Melindungi Diri dari Serangan Online

AKURAT.CO - Phishing, serangan umum dari penjahat dunia maya, semakin kompleks dan meresahkan. Namun, Anda bisa melindungi diri dengan mengenali email phishing.
Phishing adalah pesan palsu yang tampak sah, dikirim oleh penjahat online dengan tujuan jahat. Ini dapat datang melalui email, pesan teks, atau media sosial, seringkali menyamar sebagai komunikasi resmi.
Dikutip dari Cofense.com, Senin (29/01/2024), berikut adalah tujuh tips yang mudah dipahami untuk mengidentifikasi dan menghentikan serangan tersebut:
1. Tindakan segera yang mencurigakan
Email yang memaksa tindakan segera seringkali adalah indikator phishing. Hindari terburu-buru dan periksa keaslian pesan sebelum mengambil tindakan.
2. Tata bahasa dan ejaan buruk
Kesalahan tata bahasa dan ejaan yang mencolok bisa mengungkap email phishing. Perusahaan biasanya memiliki alat pemeriksa ejaan, jadi perhatikan kesalahan tersebut.
3. Salam yang tidak biasa
Salam yang tidak dikenal atau terlalu formal bisa menjadi tanda phishing. Perhatikan gaya komunikasi biasa dalam percakapan bisnis.
4. Inkonsistensi alamat email dan tautan
Cek konsistensi alamat email, tautan dan nama domain. Kesalahan di sini bisa mengungkapkan upaya penipuan.
5. Keterikatan yang mencurigakan
Lampiran dari email internal harus diperlakukan dengan curiga, terutama jika memiliki ekstensi yang mencurigakan.
6. Permintaan kredensial login atau informasi sensitif
Email yang meminta informasi sensitif tanpa peringatan sebelumnya dapat menandakan serangan phishing. Berhati-hatilah sebelum memberikan informasi pribadi.
7. Imbalan terlalu bagus untuk jadi kenyataan
Jika suatu email terdengar terlalu bagus untuk menjadi kenyataan, mungkin itu phishing. Waspadai janji imbalan besar untuk mencegah jebakan.
Mengedukasi tenaga kerja tentang cara mengenali dan melaporkan email phishing sangat penting. Ingatlah, jika Anda melihat sesuatu yang mencurigakan, segera laporkan. Langkah ini akan membantu melindungi jaringan Anda dari serangan phishing yang berbahaya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Digempur Bertubi-tubi oleh Iran dan Kehabisan Amunisi, Tentara AS Tinggalkan Camp Buehring di Kuwait
- 2Setelah Timnas Indonesia yang Semakin 'Belanda' Juara, Masih Pantaskah Mempersoalkan Naturalisasi?
- 3Jadwal Persib Hari Ini vs Port FC, Cek Jam Tayang dan Live Streaming
- 4Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 5Tak Perlu Pansus atau Hak Angket untuk Kasus Ijazah Gibran? Ini Kata Komisi II DPR
- 6Bertarung di Korea Selatan Hingga Thailand, Klub Indonesia Tunjukkan Daya Saing di Asia
- 7John Herdman Terkejut dengan Standar Ekspektasi, Sebut Suporter Berharap Timnas Indonesia seperti Brasil
- 8Gratis! Pekan Antariksa Dunia 2026 di Indonesia, Cek Lokasi dan Cara Daftarnya
- 9Prabowo dan El-Sisi Tingkatkan Kerja Sama Pendidikan, Mesir Beri Tambahan Beasiswa untuk Mahasiswa Indonesia
- 10Prabowo Instruksikan Percepatan Pembangunan 100 Kampung Nelayan, Target Beroperasi Akhir Tahun






