Akurat Logo

Apple Berencana Menggandeng Perusahaan Media Besar dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

Petrus C. Vianney | 24 Desember 2023, 23:05 WIB
Apple Berencana Menggandeng Perusahaan Media Besar dalam Pengembangan Kecerdasan Buatan

AKURAT.CO - Perusahaan teknologi terkemuka, Apple, dikabarkan tengah menjajaki kesepakatan besar dengan sejumlah perusahaan media ternama seperti Condé Nast dan NBC News.

Dikutip dari Theverge.com, Minggu (24/12/2023), Apple sedang dalam pembicaraan dengan penerbit-penerbit berita utama untuk mendapatkan lisensi arsip berita guna mendukung pengembangan sistem kecerdasan buatan (AI) generatifnya.

Apple berupaya untuk menandatangani kesepakatan multi-tahun senilai setidaknya $50 juta atau sekitar Rp 773 Milyar dan telah berkomunikasi dengan penerbit-penerbit terkemuka, termasuk Condé Nast, NBC News dan IAC.

Tanggapan dari penerbit beragam, seperti beberapa mengindikasikan kekhawatiran terkait tanggung jawab hukum yang mungkin timbul dari penggunaan kontennya oleh Apple. Meskipun begitu, ada pula eksekutif berita yang menyambut positif kemungkinan bermitra dengan Apple.

Penting dicatat bahwa upaya kecerdasan buatan Apple, meski belum mendapat sorotan sebanyak pesaingnya seperti OpenAI, Microsoft dan Google, terus mengalami perkembangan.

Apple dilaporkan menghabiskan jutaan dolar per hari untuk mengembangkan teknologi kecerdasan buatannya, termasuk merilis kerangka pembelajaran mesin dan meningkatkan kemampuan menjalankan model kecerdasan buatan di perangkat Apple Silicon.

Sementara Apple bukan yang pertama bermitra dengan organisasi berita, langkah ini menunjukkan tekad perusahaan untuk mengejar ketertinggalan dalam ranah kecerdasan buatan. Saat ini, negosiasi masih berlangsung, dan pihak Apple, Condé Nast, NBC News, serta IAC belum memberikan komentar resmi terkait perkembangan ini.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.