Akurat

7 Produk Teknologi Buatan Israel Ini Terancam Jadi Target Boikot, Ada Waze Hingga HP

Rahma Maulidia | 15 November 2023, 22:29 WIB
7 Produk Teknologi Buatan Israel Ini Terancam Jadi Target Boikot, Ada Waze Hingga HP

AKURAT.CO - Israel merupakan salah satu negara dengan perkembangan teknologi inovatif yang paling maju di dunia. Hal ini karena fakta bahwa sekitar 14% tenaga kerja negara tersebut bergantung pada sektor teknologi.

Sejak aksi genosida Israel ke wilayah Gaza membuat berbagai sektor yang dikembangkannya terancam boikot. Salah satunya adalah produk teknologi buatannya yang telah banyak digunakan oleh masyarakat dunia termasuk Indonesia.

Menurut beberapa sumber, Rabu (8/11/2023), ada tujuh produk teknologi buatan Israel yang terancam jadi target boikot sebagai berikut:

1. Waze

Waze merupakan layanan navigasi dan peta digital yang cara kerjanya persis seperti Google Maps, yakni memberi informasi atau petunjuk tentang situasi jalan.

Sebelum diakuisisi oleh Google, Waze menjadi aplikasi navigasi terkenal yang dikembangkan oleh perusahaan Israel.

Perusahaan tersebut didirikan oleh Uri Levine, Ehud Shabtai dan Amir Shinar pada tahun 2008.

2. Jolt

Jolt merupakan startup ed-tech yang berdiri pada tahun 2015 dengan fokus utamanya untuk mengembangkan talenta. Pendiri program ini terdiri dari Lior Frenkel, Nadav Leshem, Nitzan Cohen Arazi dan Deutsch.

Sejumlah lulusan program dari startup ini bekerja di Uber, Netflix, Facebook, Youtube dan lainnya.

Baca Juga: Korban Kekejaman Israel Di Gaza Dikubur Secara Masal, Ini Penjelasan Hukumnya Menurut Islam

3. Firebolt

Firebolt merupakan startup yang didirikan oleh Ariel Yaroshevich, Eldad Farkash dan Saar Bitner pada tahun 2019.

Perusahaan asal Israel ini telah mengembangkan data cloud untuk menyederhanakan akses wawasan dan kemampuan analisisnya.

Selain itu, firebolt berfokus pada analisa sub-second, memanfaatkan teknologi komputasi dan penyimpanan yang dioptimalkan.

4. Siemens

Siemens merupakan perusahaan elektronik multinasional yang berpusat di Jerman. Perusahaan ini diklaim telah terlibat dalam usaha illegal Israel untuk pembangunan EuroAsia Interconnector.

Pembangunan EuroAsia Interconnector ini diketahui akan menghubungkan jaringan listrik Israel dengan Eropa.

Kemudian, pemukiman ilegal di Palestina akan dicuri untuk mendapatkan manfaat dari perdagangan listrik antara Israel dan Uni Eropa yang dihasilkan dari gas fosil.

5. Tailor Brands

Tailor Brands merupakan startup teknologi pemasaran yang memanfaatkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Selain itu, perusahaan ini menyediakan logo dan web yang dipersonalisasi.

Perusahaan Tailor Brands didirikan oleh Nadav Shatz, Tom Lahat dan Yali Saar.

6. Pythagoras Solar

Pythagoras Solar merupakan perusahaan Israel yang memproduksi jendela solar pertama di dunia. Selain itu, perusahaan ini juga mengintegrasikan panel surya dalam jendela gedung.

7. HP

Hewlett-Packard atau HP merupakan salah satu perusahaan teknologi informasi terbesar di dunia. Namun, perusahaan ini terancam boikot usai terlibat dengan Israel untuk menyengsarakan Palestina.

HP diketahui menyediakan dan mengoperasikan teknologi yang digunakan Israel untuk menjaga sistem apartheid, pendudukan dan kolonialisme pemukiman di atas rakyat Palestina.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.