TikTok Berantas Misinformasi Dalam Konflik Israel - Palestina

AKURAT.CO - TikTok segera bertindak untuk memberantas penyebaran informasi yang salah setelah peringatan dari Uni Eropa terkait serangan Hamas di Israel. Shou Zi Chew sebagai CEO TikTok, diminta untuk meningkatkan upaya penegakan hukum Eropa dan menjelaskan langkah-langkah dalam waktu 24 jam.
Media sosial itu melihat peningkatan konten yang salah, termasuk gambar palsu dan video yang diberi label keliru. TikTok mengumumkan penghapusan konten dan akun yang melanggar peraturan.
"Kami segera mengerahkan sumber daya dan personel yang signifikan untuk membantu menjaga keamanan komunitas dan integritas platform kami," kata Shou Zi Chew, dikutip Akurat.co dari bbc.com, Senin (16/10/2023).
Baca Juga: Waduh! TikTok Kembali Digugat Karena Bikin Anak-Anak Di AS Kecanduan
TikTok menegaskan bahwa mereka tidak mendukung kekerasan atau kebencian dan telah mengambil tindakan tegas terhadap konten yang memuji tindak kekerasan.
Pemerintah Uni Eropa telah mengeluarkan undang-undang baru yang memerintahkan platform online besar untuk menghapus konten ilegal secara proaktif.
Mereka memiliki wewenang untuk melakukan inspeksi dan memberikan denda jika platform tidak mematuhi undang-undang tersebut. Ini adalah upaya untuk melindungi anak-anak dan remaja dari konten berbahaya dan mengatasi misinformasi.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







