PermataBank Fasilitasi Trade Finance Pakai Teknologi Blockchain

AKURAT.CO, PermataBank menerapkan teknologi blockchain untuk transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN). Di mana seluruh pembuatan dan pertukaran dokumen dilakukan secara digital.
Dengan penerapan teknologi tersebut, PermataBank diklaim jadi bank pertama di Indonesia yang menggunakan teknologi blockchain.
Teknologi blockchain ini diterapkan untuk keseluruhan transaksi perdagangan antara PT. United Tractors Tbk (“UT”) dan PT. United Tractors Semen Gresik (“UTSG”) yang didukung oleh Permata Trade Finance.
Direktur Wholesale Banking PermataBank, Darwin Wibowo menyampaikan bahwa implementasi teknologi blockchain pada sektor perbankan dapat memberikan peningkatan efisiensi, penghematan biaya, serta mengurangi berbagai risiko keuangan bagi korporasi dengan skala dan transaksi pasar yang luas.
"Teknologi Blockchain yang diterapkan dalam transaksi trade finance akan mengoptimalkan perdagangan global yang lebih mudah, efisien, dan aman. Teknologi ini akan membantu nasabah korporat memaksimalkan sumber daya dan meningkatkan arus kas, sehingga diharapkan dapat mengakselerasi bisnis nasabah kami," kata Darwin, dikutip Rabu (21/12/2022).
Menurutnya, Transaksi Surat Kredit Berdokumen Dalam Negeri (SKBDN) yang dilakukan dengan memakai teknologi blockchain menjadi sebuah pencapaian sekaligus terobosan baru bagi proses trade finance di Indonesia.
Sementara itu, Corporate Treasury Head PT United Tractors Tbk., Ramandhika menyampaikan, benefit transaksi SKBDN dengan blockchain ini membantu perusahaan sebagai penerima SKBDN untuk memproses transaksi secara full digital dari mulai penerimaan hingga presentasi dokumen.
"Transaksi SKBDN yang faster, secure, simpler dan paperless dapat terwujud dengan platform blockchain ini," kata Ramandhika.
Senada dengan hal tersebut, Direktur PT. United Tractors Semen Gresik, Budi Wahyudarsono menyampaikan, dengan adanya bantuan trade finance berteknologi blockchain, membuat model bisnisnnya semakin dipermudah dalam transaksi keuangan dengan cepat dan transparan serta mengurangi risiko operasional perusahaan.
"Tidak hanya itu, setiap detail transaksi juga tercatat di dalam jaringan dalam jangka waktu yang lama, fitur ini sangat membantu kami dalam mengontrol cash flow perusahaan," ujar Budi.
Teknologi blockchain diklaim mampu mengoptimalkan aliran data dengan aman, mudah dan cepat antara mitra bisnis, yang secara signifikan meningkatkan efisiensi dan mengoptimalkan arus perdagangan dalam jaringan perdagangan.
"Jaringan secara digital yang terhubung ini juga merupakan tempat yang tepat untuk menemukan mitra yang juga tepat, memperluas jaringan pemasok, pembeli dan bank, sehingga mempercepat dan meningkatkan volume perdagangan dengan cara yang paling efisien," tutup Darwin.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 2Prediksi Skor Shakhtar vs Sporting CP 4 November 2026: Sama-Sama Incar Kebangkitan
- 3Putusan MA Soal Suket Gibran, Margarito Kamis Ungkap Dampaknya terhadap Jabatan Wapres
- 4Transfer Bank Kena Pajak Digital Mulai 9 November 2026? Ini Faktanya
- 5Prediksi Skor LASK Linz vs Slovan Bratislava 4 November 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Pertandingan Galatasaray vs Stuttgart 4 November 2026: Skor, Starting XI, dan Jadwal
- 7Prediksi Skor Atletico Madrid vs Bayern Munchen 4 November 2026: Los Rojiblancos Diunggulkan
- 8Kisi-Kisi dan Contoh Soal Matematika Wajib TKA SMA 2026 Lengkap dengan Kunci Jawaban
- 9Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar
- 10Prabowo Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Jadi Pelaksana Tugas Kepala Staf Kepresidenan Menggantikan Listyo Sigit




