Akurat Logo

Kolaborasi, Garena x YCAB Hadirkan Program Guru Digital

Test User Satu | 23 September 2020, 15:55 WIB
Kolaborasi, Garena x YCAB Hadirkan Program Guru Digital

AKURAT.CO Garena, YCAB Foundation dan DJ Alok berkolaborasi untuk menghadirkan program Guru Digital. Guru Digital adalah program pelatihan online bagi para guru dengan tujuan meningkatkan literasi digital dan keterampilan.

Program ini akan melatih para guru untuk mengembangkan keterampilannya dalam coding, pemrograman, dan mengembangkan soft skills di abad 21, yaitu penyelesaian masalah, berpikir kritis, komunikasi, empati dan percaya diri.

Para guru dapat menerapkan pelatihan dalam proses mengajar, sehingga ilmu dan pengetahuan yang diperoleh bisa meningkatkan keterampilan generasi mendatang.

Pelatihan dilaksanakan melalui metode online selama empat hari, dan meliputi tanya jawab, diskusi kelompok, serta kuis.

Selain itu, peserta diberikan informasi terlebih dahulu melalui mini workshop untuk memperkenalkan konten dan aplikasi yang digunakan, serta diberikan sesi pendampingan bersama trainer untuk membahas tugas-tugas yang diberikan.

Setelah menyelsaikan pelatihan, para guru akan diminta untuk membuat rencana belajar kelas interaktif yang akan diterapkan di kelas masing-masing.

Guru yang telah mendapat pelatihan Guru Digital akan terus mewariskan pengetahuan dan keterampilan mereka kepada lebih dari 100.000 siswa agar dapat meningkatkan keterampilan dalam dasar coding, pemrograman, dan keterampilan abad ke-21.

Sepuluh siswa terbaik akan menerima program beasiswa pemrograman di Hacktiv8 di akhir program. CEO dan Founder YCAB Foundation, Veronica Colondam mengatakan pelatihan Guru Digital berlangsung sejak bulan Agustus 2020 hingga Juli 2021.

"Dalam era digital yang semakin berkembang pesat, literasi digital perlu menjadi fokus di bidang pendidikan dengan membekali guru dan generasi muda kemampuan teknologi," ujarnya dalam webinar bertajuk 'Teacher’s Transformation in Industry 4.0', Rabu (23/9/2020).

Target peserta program ini adalah 1.000 guru yang tersebar di lima provinsi: DKI Jakarta, Bali, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Timur.

"Kerja sama ini menjadi langkah penting dalam menghasilkan generasi muda bertalenta dan meningkatkan kapasitas guru Indonesia karena guru berkualitas dibutuhkan Indonesia," pungkas Veronica.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.