Facebook Connectivity: Membawa Indonesia pada Koneksi Internet yang Lebih Cepat

AKURAT.CO, Masyarakat Indonesia menggunakan Facebook setiap hari untuk terhubung dengan orang-orang terdekatnya. Edisi terbaru dari Economist Intelligence Unit Inclusive Internet Index menunjukkan bahwa sebagai negara Asia Tenggara terpadat, Indonesia berkinerja baik pada Indeks Internet Inklusif dengan peringkat 57 dari 100 negara.
Facebook melihat bahwa 66 persen rumah tangga di Indonesia adalah pengguna internet, lebih tinggi dari rata-rata di Asia (60%). Di saat yang sama, kecepatan internet umumnya lebih lambat dari rata-rata regional. Hal ini menekankan pentingnya membangun kapasitas tambahan dengan mengerahkan lebih banyak backhaul fiber di seluruh negeri.
Tidak ada solusi tunggal yang dapat menyelesaikan masalah dan memberikan akses internet yang lebih cepat ke banyak orang. Mencegah kesenjangan digital yang lebih besar dan menutup kesenjangan yang tersisa dalam inklusi internet akan membutuhkan teknologi baru, model bisnis, dan kemitraan.
Facebook pun bekerja erat dengan mitranya di Indonesia untuk memperluas akses jaringan internet, meningkatkan permintaan untuk penggunaan internet dan menurunkan biaya konektivitas, mengoptimalkan investasi jaringan dan memungkinkan pendekatan baru untuk infrastruktur jaringan telekomunikasi.
Peran Facebook bukanlah sebagai penyedia layanan, namun untuk menyediakan ekosistem, bekerja dengan penyedia jaringan, manufaktur peralatan, dan mitra ekosistem lainnya untuk mengembangkan model bisnis, alat, dan teknologi baru yang membantu menyediakan akses internet yang lebih cepat.
Bisnis Facebook berhubungan erat dengan operator jaringan dan ekosistem seluler. Perusahaan ingin secara aktif mengembangkan ekosistem untuk membantunya tumbuh dengan kinerja jaringan yang kuat dan inovasi berkelanjutan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Ancaman Denny Indrayana ke Presiden Prabowo Bentuk Penghinaan pada Mandat Rakyat
- 2Tujuh Dekade Asuransi Astra Menjaga Asa: Merajut Kemandirian Ekonomi UMKM, Perempuan, hingga Penyandang Disabilitas
- 3Memutus Mata Rantai Kejahatan Keuangan Digital: Upaya OJK Melindungi Masyarakat dari Jerat Judi Online
- 4Tak Tergilas Disrupsi, Tak Terjebak Perang Harga: Rahasia Bluebird Menjaga Takhta di Industri Transportasi Dalam Negeri
- 5Ina Liem Kini Setuju Gibran Mundur dari Wapres, Alasannya Bikin Heboh
- 6Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 7Moto3 Malaysia: Angkat Topi, Hiroshi Aoyama Terpukau dengan Penampilan Veda Ega Pratama di Sepang
- 8Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 9Pemerintah Pastikan Fundamental Ekonomi Tetap Kuat
- 10Harga Cabai Berangsur Turun Awal November



