AKURAT.CO Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) menilai Indonesia belum mengadopsi teknologi baru embedded SIM (eSIM) atau SIM tanam dan masih memfokuskan pada SIM Konvensional.
Dirjen Sumber Daya Perangkat Pos dan Informatika Kominfo, Ismail menjelaskan teknologi baru eSIM yang hadir di perangkat iPhone terbaru belum menjadi fokus mereka.
"Belum, kita masih fokus di aturan registrasi prabayar," kata Ismail pada Sabtu (29/12).
Ismail menambahkan selain belum menjadi fokus Kominfo, pihak pemerintah juga belum mengeluarkan regulasi terkait eSIM. Pihaknya bahkan kembali menegaskan akan mengutamakan regulasi untuk Sim Konvensional
"Kita fokus ke yang konvensional dulu saja," tegasnya.
Menteri Kominfo, Rudiantara pada September lalu mengungkapkan hadirnya teknologi eSIM dimungkinkan dapat menghemat biaya para operator penyelenggara lantaran tidak perlu mencetak kartu SIM fisik seperti yang dilakukan saat ini. Tetapi penghematan tersebut bukan hal utama, melainkan bagaimana manajemen teknologi tersebut.
Kartu Subsciber Identity Module atau SIM merupakan potongan plastik kecil yang ditanamkan chip untuk membuat ponsel dapat tehubung ke jaringan seluler dan dikenali oleh operator bahwa perangkat tersebut menggunakan layanan mereka.
Saat ini Indonesia belum mengadopsi teknologi tersebut dan masih menggunakan kartu SIM konvensional. Namun iPhone yang beredar di Indonesia sudah memiliki SIM Ganda yang salah satunya dipakai untuk eSIM.
Teknologi embedded SIM ini diperkenalkan oleh ponsel flagship yang beredar di dunia seperti halnya perangkat iPhone seri terbaru yakni XS Max dan XR yang hadir di Indonesia pada pertengahan Desember. Teknologi eSIM ini tertanam di dalam perangkat sehingga tidak bisa dilepas.
eSIM diklaim dapat memudahkan konsumen dalam menggunakan ponsel karena tidak perlu lagi memiliki kartu SIM fisik dari operator penyelenggera jaringan.
Teknologi SIM tanam ini diperkirakan akan mendominasi di masa mendatang. Saat ini eSIM sudah tersedia di beberapa negara yakni Austria, Kanada, Kroasia, Jerman, Republik Ceko, Hongaria, India, Spanyol, Inggris Raya dan Amerika Serikat.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 4Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 5Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot





