Kolaborasi Kemenko PMK, Google dan YouTube Dorong Lingkungan Digital Aman bagi Anak dan Keluarga

AKURAT.CO Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) bersama Google dan YouTube meluncurkan inisiatif untuk memperkuat keamanan dan kesejahteraan digital di Indonesia. Program ini diumumkan pada Safer Internet Day, bagian dari AKSI Digital.
Kerja sama tersebut menitikberatkan pada penguatan ketahanan digital berbasis komunitas. Kemenko PMK dan Google menghadirkan program percontohan Youth Champions untuk melatih duta muda lokal dalam edukasi keamanan digital.
Di sisi lain, YouTube menggandeng sejumlah kreator untuk menghadirkan konten edukasi yang mendorong perilaku positif di ruang digital. Konten ini juga bertujuan meningkatkan kesadaran generasi muda terhadap kesehatan mental.
"Di era digital, seluruh aspek pembangunan manusia, mulai dari urusan keluarga, kesehatan dan pendidikan, tidak bisa dilepaskan dari peran teknologi digital," ujar Pratikno selaku Menteri Koordinator Bidang PMK, saat bincang media yang digelar di Kantor Kemenko, Jakarta, Selasa (10/2/2026).
Baca Juga: Kemkomdigi Buka Akses Desain Digital, 8.000 Akun Canva Pro Dibagikan ke UMKM
YouTube menilai perlindungan anak di ruang digital harus dilakukan tanpa menjauhkannya dari teknologi. "Kami ingin melindungi mereka 'di dalam' dunia digital, bukan memisahkan mereka 'dari' dunia digital," kata Danny Ardianto selaku Kepala Hubungan Pemerintahan dan Kebijakan Publik di YouTube Asia Tenggara.
Pengembangan fitur digital juga dilakukan untuk membantu remaja mengatur waktu penggunaan platform. Fitur seperti penghitung waktu konten pendek dan pengingat waktu tidur mendukung pengawasan penggunaan teknologi.
Dukungan terhadap kesejahteraan digital tidak hanya melalui edukasi, tetapi juga lewat pendanaan filantropi. Google.org menyalurkan dana untuk program yang dijalankan Yayasan Plan International Indonesia bersama ICT Watch.
Program tersebut menargetkan pemberdayaan lebih dari 300.000 remaja, orang tua dan guru. Tujuannya membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan agar mampu membangun hubungan yang sehat dengan teknologi digital.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Prancis Terbuka: Ganda Putra Indonesia Menggila, Leo/Daniel dan Raymond/Joaquin Melesat ke Perempat Final
- 2Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 3Megawati Hangestri Dapat Julukan Baru dari Media Korea, Apa Artinya?
- 4Netanyahu: AS Akan Hentikan Bantuan Militer ke Israel, Tinggal Menunggu Waktu
- 5Prediksi Skor Napoli vs Roma 24 Oktober 2026: Derby del Sole Diprediksi Sengit
- 6Pemecatan Michael Carrick Mulai Disuarakan, Ada 'Monster' Sulit Dijinakkan di Tubuh MU?
- 750 Contoh Ucapan Hari Santri 2026 Terbaru, Singkat dan Penuh Makna
- 8Hasil dan Klasemen Liga Champions: Como Tenggelamkan MU, Real Madrid Merangsek ke 3 Besar
- 9KPK Sita BMW Milik Richard Erlangga dalam Korupsi BNPB, Total Ada Empat Mobil
- 10KPK Buka Peluang Kembangkan Kasus Korupsi Jalan Sumut ke Pemprov, Bobby Nasution Disorot



