Kenali Bahaya Ketergantungan pada Media Sosial terhadap Kesehatan Mental

AKURAT.CO Media sosial awalnya diciptakan untuk menghubungkan manusia. Kini, ia justru kerap menjadi sumber stres, kecemasan, bahkan depresi. Banyak penelitian menunjukkan hubungan kuat antara penggunaan berlebihan media sosial dan menurunnya kesejahteraan psikologis, terutama di kalangan remaja.
Algoritma media sosial dirancang untuk membuat pengguna terus terlibat. Setiap “like” atau notifikasi kecil melepaskan dopamin di otak, menciptakan efek candu seperti perjudian ringan. Akibatnya, banyak orang tanpa sadar menghabiskan waktu berjam-jam scrolling tanpa tujuan.
Dampaknya nyata, kurang tidur, menurunnya fokus, meningkatnya perasaan tidak cukup baik, serta kecemasan sosial karena perbandingan diri dengan orang lain.
Namun bukan berarti media sosial harus dihindari sepenuhnya. Dengan kontrol diri, kamu bisa menjadikannya alat produktif.
Batasi waktu penggunaan harian, unfollow akun yang menimbulkan stres, dan isi feed dengan konten edukatif atau positif. Intinya, media sosial bukan musuh, tapi alat yang perlu dikendalikan, bukan dikendalikan olehnya.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 3Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 44 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 5Viking Sebut Terduga Pembunuh ARK Bukan Pendukung Persija, Terindikasi Kelompok Suporter Klub Lain
- 6Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai







