Akurat

Apple Tunda Chip 2nm hingga 2026, Ini Alasannya

Petrus C. Vianney | 3 Januari 2025, 20:40 WIB
Apple Tunda Chip 2nm hingga 2026, Ini Alasannya

AKURAT.CO Apple dikabarkan akan menunda rencana peluncuran iPhone 17 Pro dengan chipset 2nm hingga tahun 2026.

Awalnya, peluncuran ini direncanakan pada 2025, tetapi produksi chip tersebut menghadapi kendala besar di pihak mitranya, Taiwan Semiconductor Manufacturing Company (TSMC).

Dikutip dari Gsmarena.com, Kamis (2/1/2025), TSMC masih berjuang dengan tingkat keberhasilan produksi wafer untuk chip 2nm, yang saat ini belum mencapai standar untuk produksi massal.

TSMC harus menyesuaikan fasilitasnya agar mampu menangani proses baru ini, sementara permintaan untuk produk uji coba terus meningkat.

Sebagai mitra eksklusif Apple untuk produksi chip iPhone dan MacBook, TSMC juga melayani perusahaan besar lainnya seperti Nvidia dan Qualcomm.

Bahkan, kedua perusahaan ini dilaporkan tengah mempertimbangkan kerja sama dengan Samsung jika ketegangan geopolitik di Taiwan memburuk.

TSMC kini memproduksi sekitar 10.000 wafer 2nm per bulan, dengan target meningkatkan kapasitas menjadi 80.000 pada 2026 dan 140.000 dengan kontribusi fasilitasnya di Arizona.

Namun, saat ini tingkat keberhasilan wafer 2nm hanya mencapai 60 persen, yang berarti 40 persen dari wafer yang diproduksi tidak dapat digunakan.

Dengan biaya produksi per wafer sekitar $30.000 (sekitar Rp450 jutaan), TSMC diperkirakan merugi hingga $120 juta (sekitar Rp1,8 triliun) per bulan.

Sebagai solusi, Apple diperkirakan akan tetap menggunakan teknologi 3nm selama satu tahun lagi, memberi waktu bagi TSMC untuk memperbaiki proses produksinya.

Di sisi lain, Samsung juga menghadapi tantangan serupa untuk meningkatkan kinerja dan hasil produksi chip 2nm mereka agar dapat bersaing dengan TSMC.

Penundaan ini menunjukkan kompleksitas pengembangan teknologi semikonduktor dan dampaknya pada peluncuran produk-produk unggulan.

Apple tampaknya memilih untuk memastikan kualitas daripada terburu-buru meluncurkan inovasi baru.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.