X Rilis Laporan Transparansi Pertama Setelah Diakuisisi Elon Musk

AKURAT.CO Platform media sosial X, sebelumnya Twitter, merilis laporan transparansi pertamanya pada Rabu (25/9/2024), sejak diakuisisi oleh Elon Musk.
Laporan ini merinci langkah-langkah moderasi konten yang dilakukan perusahaan, termasuk penghapusan jutaan akun dan postingan selama paruh pertama tahun 2023.
Dalam periode tersebut, X menangguhkan hampir 5,3 juta akun, meningkat tajam dari 1,6 juta akun yang ditangguhkan pada periode yang sama di tahun 2022.
Perusahaan juga menghapus atau memberi label lebih dari 10,6 juta postingan yang melanggar aturan, di mana 5 juta di antaranya dikategorikan sebagai 'perilaku penuh kebencian'.
Sebagian besar konten yang dihapus atau diberi label terkait 'konten kekerasan' sebanyak 2,2 juta dan 'penyalahgunaan serta pelecehan' sebanyak 2,6 juta.
Dikutip dari Apnews.com, Jumat (27/9/2024), namun, perusahaan tidak memberikan rincian jumlah postingan yang dihapus dan yang hanya diberi label.
Sebelumnya, dalam laporan April 2023, X menyatakan telah mengharuskan pengguna menghapus 6,5 juta konten melanggar selama paruh pertama tahun 2022, naik 29 persen dari paruh kedua tahun 2021.
Langkah-langkah moderasi ini melibatkan teknologi pembelajaran mesin dan tinjauan manual. Postingan yang melanggar kebijakan diklaim hanya mencakup kurang dari 1 persen dari total konten di platform.
Sejak diakuisisi Musk pada Oktober 2022, X mengalami banyak perubahan, termasuk pemutusan banyak karyawan dan munculnya kontroversi, yang menyebabkan banyak tokoh publik dan pengguna biasa meninggalkan platform tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK








