Akurat

DANA dan Ant International Luncurkan Kembali Program SisBerdaya 2024

Petrus C. Vianney | 7 Agustus 2024, 16:21 WIB
DANA dan Ant International Luncurkan Kembali Program SisBerdaya 2024

AKURAT.CO DANA dan Ant International mengumumkan kembalinya program SisBerdaya 2024. Inisiatif ini bertujuan memberdayakan perempuan pengusaha mikro dan ultra-mikro melalui pelatihan, pendampingan dan kompetisi.

Pendaftaran dibuka dari 29 Juli hingga 21 Agustus 2024. SisBerdaya menargetkan dua kategori UMKM yaitu kategori ultra mikro dengan pendapatan bulanan 1-10 juta rupiah dan 0-3 karyawan, serta kategori mikro dengan pendapatan bulanan 10-30 juta rupiah dan 4-10 karyawan.

Program SisBerdaya dibagi dalam beberapa tahap, dimulai dengan pendaftaran pada akhir Juli, dilanjutkan dengan penjurian tertutup pada September untuk menyaring 195 peserta.

Setelah itu, peserta akan mendapatkan pendampingan daring dan pelatihan keterampilan selama satu bulan oleh para ahli dari DANA, Ant International, pemerintah dan mitra industri seperti Women's World Banking dan GreatNusa by Bina Nusantara.

Olavina Harahap, Direktur Komunikasi DANA, menyatakan bahwa program ini berkomitmen mendukung perkembangan UMKM perempuan dengan tema 'Giliran Pengusaha Perempuan Bisa Mendunia'.

"Kami juga menambah kategori baru di dalamnya yaitu DisBerdaya atau Disabilitas Berdaya, yang difokuskan untuk UMKM perempuan penyandang disabilitas," tambah Olavina, saat acara konferensi pers di Jakarta Selatan, Selasa (6/8/2024).

Noudhy Valdryno, Direktur Kebijakan Publik dan Pengembangan Bisnis Ant International Indonesia, menambahkan bahwa SisBerdaya bertujuan mengurangi hambatan dan memberdayakan pengusaha perempuan untuk mencapai pertumbuhan melalui akses pembiayaan, layanan digital dan manajemen bisnis.

"Kami optimistis SisBerdaya mampu menjadi penggerak untuk memperluas peluang bagi perempuan dan pengusaha penyandang disabilitas untuk tumbuh, dan mampu mencapai potensi penuh mereka untuk bersaing dalam skala global," pungkasnya.

SisBerdaya 2024 diharapkan dapat meningkatkan kapabilitas pengusaha perempuan dan penyandang disabilitas, mendorong kemandirian ekonomi, serta mempercepat transformasi ekonomi digital di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.