Android 15 Bakal Lebih Ramah untuk Pengguna Buta Warna

AKURAT.CO Android 15 akan hadir dengan fitur yang memudahkan pengguna buta warna menyesuaikan intensitas mode koreksi warna.
Buta warna adalah kondisi yang dialami oleh ratusan juta orang di dunia, seringkali tanpa mereka sadari. Kesulitan membedakan warna merah, hijau dan biru menjadi tantangan sehari-hari yang dihadapi oleh penderita buta warna.
Untuk mengatasi masalah ini, Android telah menyediakan mode koreksi warna dalam pengaturan aksesibilitas. Namun, pada Android 15, fitur ini akan ditingkatkan dengan penambahan penggeser intensitas.
Pada Android 15, pengguna akan menemukan pengaturan koreksi warna di bawah menu Pengaturan > Aksesibilitas > Warna dan Gerakan. Di sini, pengguna dapat memilih berbagai mode koreksi warna yang disesuaikan dengan jenis buta warna mereka.
Terdapat dua mode untuk buta warna merah-hijau, yaitu deuteranomaly (kesulitan membedakan hijau) dan protanomaly (kesulitan membedakan merah), serta mode tritanomaly untuk buta warna biru. Selain itu, tersedia juga mode skala abu-abu bagi mereka yang tidak dapat melihat warna sama sekali.
Mode koreksi warna ini bekerja dengan mengubah keseimbangan warna, sehingga pengguna dengan deuteranomaly, protanomaly, atau tritanomaly dapat membedakan warna dengan lebih baik.
Dikutip dari Androidauthority.com, Kamis (11/7/2024), fitur ini penting untuk membantu pengguna melihat konten dengan lebih jelas tanpa kebingungan warna yang serupa.
Pada Android 15, penambahan penggeser intensitas memungkinkan pengguna menyesuaikan kekuatan perubahan warna. Penggeser ini menawarkan tiga pilihan intensitas, seperti rendah, sedang dan tinggi.
Dengan fitur ini, pengguna dapat menyesuaikan mode koreksi warna sesuai kebutuhan, membuat tampilan warna lebih sesuai dengan preferensi individu.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 2Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 3Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 6Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 7Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 8Kalender Jawa 23 September 2026: Watak Weton Rabu Pon Dikenal Cerdas dan Mudah Bergaul
- 9Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla
- 10Aliran Dana Rp3,5 Miliar Waskita Karya ke Mantan Ketum Hipmi Akbar Himawan Sudah Masuk Gelar Perkara KPK







