500 Juta Data Pelanggan Ticketmaster Dicuri, Kok Bisa?

AKURAT.CO Sebuah kelompok penjahat online mengklaim telah mencuri informasi pribadi lebih dari 500 juta pelanggan Ticketmaster. Meskipun belum dikonfirmasi oleh Ticketmaster, ini bisa menempatkan pengguna pada risiko penipuan.
Kelompok yang disebut ShinyHunters ini telah muncul sejak tahun 2020 dan terlibat dalam pencurian data dari banyak perusahaan, termasuk Ticketmaster. Mereka menjual data curian di dark web, termasuk informasi pribadi dan keuangan.
Meskipun ShinyHunters mengklaim telah mencuri data dari 560 juta pelanggan Ticketmaster, sebagian besar informasi mungkin sudah tersedia secara publik.
Data yang diklaim dicuri mencakup nama lengkap, alamat, nomor telepon, sebagian nomor kartu kredit, serta informasi pesanan dan transaksi.
Dikutip dari Cbsnews.com, Jumat (31/5/2024), Ticketmaster belum mengkonfirmasi serangan ini, tetapi pemerintah Australia sedang menyelidiki klaim tersebut.
Pengguna Ticketmaster disarankan untuk mengganti username dan password akun, memantau aktivitas keuangan mereka, serta mempertimbangkan untuk memulai peringatan penipuan atau pembekuan kredit untuk melindungi diri dari pencurian identitas.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 4Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 5Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 6Prediksi Skor Bali United vs Garudayaksa 21 Oktober 2026: Serdadu Tridatu Diunggulkan?
- 7Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 820 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja







