Akurat

Serangan Terhadap Perangkat Seluler Meningkat Tajam di Tahun 2023

Petrus C. Vianney | 3 Maret 2024, 18:00 WIB
Serangan Terhadap Perangkat Seluler Meningkat Tajam di Tahun 2023

AKURAT.CO - Pada tahun 2023, serangan terhadap perangkat seluler mencatat peningkatan yang signifikan. Menurut laporan terbaru dari Kaspersky, jumlah serangan naik hampir 52 persen, mencapai hampir 33,8 juta serangan, dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

Menurut analisis tahunan Kaspersky, adware menjadi ancaman paling umum, mencakup 40,8 persen dari total serangan yang terdeteksi. Serangan ini dilaporkan terutama melalui toko aplikasi resmi dan tidak resmi, termasuk Google Play.

Para penjahat siber juga menggunakan berbagai trik, seperti aplikasi investasi palsu dan mod WhatsApp serta Telegram yang berbahaya, untuk mencuri data pengguna.

Baca Juga: Hacker Rusia Serang Sistem Telekomunisi Raksasa Ukraina, Berhasil Susupi Perusahaan Sejak Tahun Lalu

"Lonjakan aktivitas malware dan riskware Android sepanjang tahun 2023 menandai perubahan yang mengkhawatirkan setelah periode yang relatif tenang. Peningkatan ini menggarisbawahi ancaman signifikan yang dihadapi pengguna," ujar Anton Kivva selaku pakar keamanan seluler di Kaspersky, mengatakan, dalam keterangan tertulis yang diterima Akurat.co, Jumat (01/03/2024).

Untuk melindungi diri dari serangan seluler, Kaspersky merekomendasikan langkah-langkah berikut:

- Unduh aplikasi hanya dari toko resmi seperti Apple App Store, Google Play, atau Amazon Appstore.

- Periksa izin aplikasi dengan cermat sebelum mengizinkannya, terutama izin yang berisiko tinggi.

- Gunakan solusi keamanan yang andal seperti Kaspersky Premium untuk mendeteksi adware dan aplikasi berbahaya sebelum mereka menyebabkan masalah.

- Perbarui sistem operasi dan aplikasi secara teratur untuk mengatasi masalah keamanan yang mungkin ada.

Dengan mengikuti langkah-langkah ini, pengguna dapat meningkatkan keamanan perangkat seluler mereka dan melindungi diri dari ancaman dunia maya yang terus berkembang.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.