Akurat Logo

Angka Perokok Tembakau Menurun di AS, Dampak dari Meningkatnya Pengguna Vaping

Khaerul S | 16 November 2019, 21:25 WIB
Angka Perokok Tembakau Menurun di AS, Dampak dari Meningkatnya Pengguna Vaping

AKURAT.CO Meningkatnya penggunaan serta tarif vaping di Amerika Serikat, berdampak pada menurunnya angka perokok tembakau aktif di negara tersebut pada tahun ini.

Melansir dari Slash Gear, Sabtu (16/11), untuk sepanjang tahun 2019 ini, Amerika Serikat mencatat angka terendah perokok tembakau yang biasa dilakukan oleh sebagian orang, dimana angka perokok di AS hanya mencapai 13,7 persen.

Angka tersebut berdasarkan laporan Center for Disease Control and Preventation (CDC) sebuah organisasi yang begerak pada sektor kesehatan di Amerika Serikat yang memiliki misi untuk melindungi Amerika dari ancaman kesehatan, keselamatan dan keamanan.

"Penurunan tajam dalam merokok ini adalah pencapaian dari upaya yang konsisten dan terkoordinasi oleh komunitas kesehatan masyarakat dan banyak mitra kami,"kata Direktur CDC Robert R. Redfield, mengutip laman resmi CDC.

Namun peran vaping dalam menurunkan angka perokok di AS bukan berarti vaping memiliki dampak baik bagi kesehatan masyarakat di AS, pasalnya beberapa bulan terakhir banyak masyarakat di AS menderita sakit gangguan jantung yang disebabkan oleh penggunaan rokok elektrik tersebut.

Hal tersebut yang akhirnya membuat Presiden Donald Trump membuat keputusan untuk melarang seluruh produsen rokok elektrik memproduksi dan memasarkan produknya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

K
Reporter
Khaerul S
A