Akurat Logo

BAP Ungkap Alur 1 Juta Dolar AS yang Dikaitkan dengan Pansus Haji, Nusron Disebut Menolak

Saeful Anwar | 28 September 2026, 14:37 WIB
BAP Ungkap Alur 1 Juta Dolar AS yang Dikaitkan dengan Pansus Haji, Nusron Disebut Menolak
Sidang dugaan korupsi kuota haji.

AKURAT.CO Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Komisaris Independen PT Sucofindo, Zainal Abidin, mengungkap rangkaian penyerahan uang sebesar US$1 juta yang dikaitkan dengan Panitia Khusus (Pansus) Haji DPR RI 2024.

Dalam pemeriksaannya, Zainal mengaku, Ishfah Abidal Azis alias Gus Alex sempat meminta dirinya menyampaikan uang tersebut kepada Nusron Wahid, yang ketika itu menjabat Ketua Pansus Haji DPR RI.

Namun, uang tersebut disebut tidak pernah diterima Nusron.

Zainal mengaku telah menghubungi Nusron untuk menyampaikan adanya uang yang disiapkan Gus Alex. Tetapi, menurut keterangannya, Nusron menolak menerima uang tersebut.

Keterangan itu disampaikan Zainal saat diperiksa terkait uang yang pernah diterimanya dari Gus Alex.

Dalam BAP, Zainal mengaku telah mengenal Yaqut Cholil Qoumas dan Nusron Wahid sejak keduanya masih berkuliah di Universitas Indonesia.

Mereka disebut pernah aktif bersama di Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), kemudian di GP Ansor.

Zainal juga mengaku pernah berupaya mendamaikan Yaqut dan Nusron ketika keduanya disebut mengalami persoalan pribadi dan tidak berkomunikasi.

Situasi tersebut kemudian dikaitkan dengan pembentukan Pansus Haji DPR RI pada Agustus 2024. Menurut Zainal, saat itu Yaqut meminta dirinya membantu berkomunikasi dengan Nusron.

“Bantulah, komunikasikan lah sama kang-mu,” demikian Zainal mengutip ucapan Yaqut dalam BAP yang dimiliki Akurat.co.

Zainal menjelaskan, permintaan tersebut dimaksudkan agar dirinya berbicara kepada Nusron supaya Pansus Haji tidak mengeluarkan rekomendasi yang memberatkan Kementerian Agama maupun Yaqut selaku Menteri Agama dalam pelaksanaan ibadah haji 2024.

Pada periode rapat Pansus Haji sekitar Agustus 2024, Zainal mengaku bertemu Gus Alex di sebuah kedai kopi di Cibubur.

Dalam pertemuan tersebut, menurut Zainal, Gus Alex menyampaikan akan menyerahkan uang untuk Pansus Haji DPR RI.

Gus Alex kemudian meminta bantuan Zainal untuk menyampaikan uang tersebut kepada Nusron.

“Saat itu Sdr. GUS ALEX menyampaikan, ‘Ini ada untuk Pansus DPR, barangkali butuh’,” demikian keterangan Zainal dalam BAP.

Zainal mengaku menolak permintaan tersebut. Ia kemudian menyarankan agar Gus Alex bertemu dengan Ace Hasan Syadzily, yang saat itu menjabat Ketua Komisi VIII DPR RI.

Beberapa hari kemudian, menurut Zainal, Ace Hasan menghubunginya dalam keadaan marah dan menyatakan tidak bersedia menerima uang dari Gus Alex.

Setelah penolakan tersebut, Gus Alex kembali menemui Zainal dan meminta agar uang itu disampaikan kepada Nusron.

Zainal kembali menyatakan tidak bersedia menjadi perantara langsung. Namun, ia kemudian menyebut nama Khomsin sebagai pihak yang dapat dititipi uang tersebut.

“Saya sampaikan bahwa saya tidak bisa. Kemudian saya menyampaikan bahwa ada orang lain yang bernama Sdr. KHOMSIN yang bisa dititipkan uang tersebut,” kata Zainal dalam BAP.

Baca Juga: Gus Alex Klaim USD1 Juta untuk Pansus Haji Mengalir Lewat Zainal Abidin hingga ke Nusron Wahid

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.