KPK Periksa Mantan Staf Ahli DPR dalam Penanganan Dugaan Korupsi CSR BI

AKURAT.CO Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa Fitri Assiddikki sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi terkait Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) atau Corporate Social Responsibility (CSR) di Bank Indonesia (BI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Senin (15/6/2026).
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan, pemeriksaan saksi dilakukan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
"Hari ini, Senin, KPK menjadwalkan pemeriksaan saksi terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam program sosial atau CSR di Bank Indonesia dan OJK," ujarnya.
Adapun saksi yang dipanggil penyidik adalah Fitri Assiddikki yang diketahui berprofesi sebagai foto model dan pernah menjabat staf ahli di DPR RI.
Baca Juga: Periksa Pendiri IAW, KPK Dalami Dugaan Perintangan Penyidikan Kasus Suap Bea Cukai
Pemeriksaan tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik untuk mendalami konstruksi perkara serta melengkapi alat bukti dalam kasus yang tengah diusut KPK.
Sebelumnya, KPK telah menetapkan dua orang sebagai tersangka dalam kasus korupsi dana CSR BI dan OJK, yakni Satori dan Heri Gunawan. Keduanya diduga menerima dana CSR yang disalurkan melalui yayasan untuk kegiatan sosial.
KPK hingga kini masih terus mengembangkan penyidikan guna menelusuri aliran dana, serta pihak-pihak yang diduga terlibat dalam perkara tersebut.
Diketahui, Fitri sebelumnya telah dipanggil penyidik KPK sebagai saksi dalam perkara ini pada Selasa sampai Kamis (9-11/6/2026). Namun, Fitri tidak hadir tanpa keterangan.
Baca Juga: KPK Tahan Orang Kepercayaan Anggota BPK dalam Kasus Korupsi Muara Enim
Ketika itu, Fitri dipanggil bersama Heri Gunawan beserta istri, Kartini Buchari (KB), dan tujuh saksi lainnya. Semuanya tidak hadir memenuhi panggilan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini

Terpopuler
- 1Amanda Rigby Umur Berapa? Ini Profil, Pendidikan dan Kariernya
- 2Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 3Kalender Jawa 18 September 2026: Watak Weton Jumat Pon, Bijak dan Mudah Bergaul
- 4ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 5Gara-gara Kembang Api di Hotel Pemain Persib, Persija Disanksi Tak Gelar 2 Laga di Kandang
- 6Prediksi Skor Brentford vs Chelsea 19 September 2026: Duel Ketat, Apakah Akan Berakhir Imbang?
- 7Persija Banding Sanksi Komdis PSSI, 2 Larangan Laga Kandang Jadi Sorotan
- 8Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 9Prabowo Sindir Para Pakar: Saking Pintarnya Jadi Goblok
- 10Hadiri HUT PAN, Prabowo Sentil Arti Kesetiaan: Ada Kawan di Waktu Susah, Ada Kawan di Waktu Kita Berkuasa





