Warga Sumatra Dorong Transformasi Polri, Penguatan Semangat Presisi Menuju Institusi yang Lebih Humanis

AKURAT.CO Gerakan Warga Sumatra memastikan dukungannya terhadap upaya keberlanjutan reformasi Polri.
Salah satu upaya dukungan dilakukan melalui diskusi publik bertajuk "Menagih Janji Presisi: Membedah Ego Sektoral dan Budaya Kekuasaan Menuju Polri yang Melayani, Bukan Menguasai."
Forum ini diselenggarakan sebagai ruang dialog konstruktif untuk mempercepat implementasi visi Kapolri ditingkat akar rumput.
Forum ini turut dihadiri berbagai elemen, baik mahasiswa maupun masyarakat umum.
Perwakilan Warga Sumatra, Juan Aqskal, menekankan bahwa transformasi Polri dapat dilakukan secara bersama-sama antara institusi dan warga negara.
Menurutnya, diskusi ini melahirkan ruang artikulasi gagasan yang progresif, menimbang berbagai macam perspektif. Untuk menghasilkan rekomendasi gagasan dalam pembenahan institusi sebagai bentuk parstisipasi dan kepedulian publik yang konsktruktif.
Baca Juga: Polri Siapkan 10 Tol Fungsional Urai Kemacetan Saat Mudik Lebaran 2026
"Kami hadir di sini bukan hanya untuk mengevaluasi, tetapi untuk memberikan perspektif dari akar rumput. Warga Sumatera menaruh harapan besar agar visi 'presisi' tidak hanya berhenti pada tataran manajerial, tetapi bertransformasi menjadi budaya pelayanan yang tulus. Kami ingin mendorong Polri untuk melepas sekat-sekat ego sektoral demi efektivitas penegakan hukum yang berkeadilan," jelas Juan Aqskal, kepada wartawan di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Melalui diskusi ini, Warga Sumatra menegaskan posisinya sebagai mitra kritis dan strategis Polri.
Gerakan kolektif ini berkomitmen untuk terus memberikan masukan objektif demi mewujudkan institusi kepolisian yang modern dan dipercaya sepenuhnya oleh rakyat.
Sebagai penutup diskusi, Warga Sumatra merumuskan sejumlah rekomendasi profesional yang akan disampaikan kepada pihak terkait. Termasuk usulan penguatan jalur komunikasi dua arah antara kepolisian daerah dengan komunitas lokal guna memitigasi konflik sosial secara preventif.
"Diskusi ini adalah bentuk kepedulian kami. Kami yakin dengan keterbukaan terhadap masukan publik, Polri akan semakin kuat, profesional dan dicintai masyarakat sebagai pelindung yang sejati," kata Juan Aqskal.
Baca Juga: DPR Minta Polri Responsif Usut Dugaan Penganiayaan Bocah 12 Tahun di Sukabumi
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Update Medali Asian Games 2026 Hari Ini: Indonesia Raih 20 Medali, Cek Klasemennya!
- 2Dua Land Cruiser Disebut Bawa Rp480 Miliar ke Muktamar NU, Gus Lilur Kaitkan Rp180 Miliar dengan Nusron
- 3Jubir KPK: Kepala Kantor BPN Mojokerto adalah Istri dari Dirjen Kementerian ATR/BPN Lampri
- 4Prediksi Skor Norwegia vs Denmark di Nations League 25 September 2026
- 5Prediksi Italia vs Belgia 26 September 2026: Skor, H2H, Starting XI, dan Semua Prediksi
- 6Prediksi Skor Serbia vs Yunani di UEFA Nations League 2026-27: Starting XI, H2H, dan Semua Prediksi
- 7Presiden Suriah Bercanda dengan Trump: Kenapa Tak Beri New Jersey ke Israel?
- 8Prediksi Skor Belanda vs Jerman 25 September 2026: Debut Xavi dan Klopp
- 9Menag Pimpin Salat Jenazah, Rano Karno Sampaikan Pesan Keluarga untuk Guruh Soekarnoputra
- 10Prabowo Undang Pakar dan Akademisi ke Istana, Diskusi Pengelolaan Gambut hingga Pencegahan Karhutla





