Alvin Lim Dipaksa Jalani Pemeriksaan Saat Sakit, Phioruci: Kami Ada Rekaman Video Dan Suara
AKURAT.CO, Istri pengacara Alvin Lim, Phioruci, membantah pernyataan Mabes Polri soal pemeriksaan suaminya. Dia mengatakan penyidik Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri jelas-jelas memaksakan pemeriksaan.
"Bagaimana bilang tidak ada pemaksaan. Ketika ada panggilan pemeriksaan, kuasa hukum sudah mengirimkan surat penundaan pemeriksaan, dan surat keterangan dokter bahwa Alvin Lim dalam keadaan sakit, tapi penyidik memaksakan pemeriksaan dan menandatangani BAP (Berita Acara Pemeriksaan)," kata Phioruci dalam keterangannya, Kamis (1/6/2023).
Pernyataan bahwa tidak ada paksaan dalam pemeriksaan Alvin Lim sebelumnya disampaikan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigadir Jenderal Ahmad Ramadhan. Alvin diperiksa dugaan pelanggaran Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) yang dilaporkan seorang jaksa karena diduga melakukan penghinaan.
Namun, Phioruci menyebut Alvin sedang sakit serius sehingga tak bisa menjalani pemeriksaan. Terlebih, kata dia, penyidik ramai-ramai mendatangi rumah sakit setelah sebelumnya datang dan tahu bahwa Alvin sakit.
"Harusnya nggak usah maksa dan datang kembali. Orang sakit punya hak untuk sembuh. Punya hak asasi untuk istirahat," imbuhnya.
Phioruci juga menolak pernyataan Mabes Polri bahwa Alvin Lim menolak diperiksa. Sebagai bukti dia memiliki rekaman video dan suara yang cuplikannya telah diunggah ke YouTube menjadi bukti.
"Kami ada rekaman video dan suara, bahwa ketika penyidik menanyakan berita acara tidak satu patah katapun Alvin Lim berbicara. Mulut dan hidung ditutup masker oksigen dan dia muntah-muntah," kata Phioruci.
"Jadi bagaimana mungkin Alvin Lim menolak pemeriksaan. Jangan putar balik perkataan. Kami tidak pernah menolak pemeriksaan tapi sudah meminta penundaan pemeriksaan hingga sembuh," tambahnya.
Dia mengatakan saat ada panggilan pemeriksaan sementara kuasa hukum sudah memberitahukan meminta penundaan dengan alasan sakit, harusnya penyidik menjadwalkan ulang pemeriksaan ketika sembuh. Bukan malah memaksakan ada BAP dan membuat penolakan karena sakit.
"Kami tahu pasti Mabes Polri akan membantah dan mengeles sama seperti video Mario Dandy dibilang editan. Makanya kami undang ada tiga wartawan di rumah sakit dan merekam jalannya pemeriksaan dan bersedia jadi saksi nanti di persidangan," ujar Phioruci kesal.
Menanggapi keterangan Mabes Polri bahwa Alvin Lim telah menandatangani Berita Acara Pemeriksaan, Phioruci membantah tegas. Dia juga mengatakan Alvin Lim tidak menolak pemeriksaan tetapi hanya ingin diperiksa ketika sehat.
"Alvin Lim terbaring lemas di ranjang rumah sakit, tidak ada tandatangan surat apapun. Kami ada rekaman suara penyidik yang bilang bahwa mereka akan tandatangan sendiri dengan saksi dokter. Kami tidak pernah mengiyakan. Penyidik memaksa saya tandatangan BAP tapi saya tidak mau tandatangan. Intinya Alvin Lim tidak menolak pemeriksaan hanya ingin di periksa ketika sehat," kata Phioruci.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini



Terpopuler
- 1Kalender Jawa 10 Oktober 2026: Watak Weton Sabtu Kliwon dan Hari Baiknya
- 2Eks Ketua KY Soroti Putusan MK soal Ijazah Gibran: Tidak Menemukan Bukti Bukan Berarti Terbukti
- 3Kalender Jawa 12 Oktober 2026: Watak Weton Senin Pahing Dikenal Tegas dan Punya Cita-Cita Tinggi
- 4Kontak Tembak di Papua Barat Daya, Komandan Operasi OPM Dikabarkan Tewas
- 5India Diguncang Gelombang Penangkapan, Ribuan Orang Ditahan Jelang Demo Tuntut Ketua KPU Mundur
- 6Kalender Jawa 13 Oktober 2026: Watak Weton Selasa Pon, Setia tetapi Mudah Cemburu
- 7Prediksi Lens vs Sporting CP 13 Oktober 2026: Skor, H2H, dan Susunan Pemain
- 8Kesepakatan Diesel Trump-Putin Dicibir Zelensky: Kami Dijadikan Kedok
- 9Kata Gibran Terkait Survei Celios: Kritik Harus Dijawab dengan Kerja Lebih Baik
- 10KPK Jadwalkan Ulang Pemeriksaan Nusron Wahid Pekan Ini

