Jadi Kurir Narkoba Jaringan Fredy Pratama, Segini Harta Kekayaan AKP Andri Gustami

AKURAT.CO AKP Andri Gustami kini tengah menjadi sorotan. Pasalnya, AKP Andri Gustami menjadi kurir jaringan narkoba internasional Fredy Pratama.
Ternyata, segini harta kekayaan AKP Andri Gustami.
Diketahui, AKP Andri Gustami adalah Kepala Satuan Narkoba Polres Lampung Selatan. AKP Andri Gustami masuk dalam jaringan Fredy Pratama dengan tugas meloloskan pengiriman sabu melalui Pelabuhan Bakauheni.
Berdasarkan laporan harta kekayaan dilansir e-LHKPN, harta kekayaan Andri Gustami pada 2017 berjumlah kurang dari Rp86 juta. Kemudian melonjak pada 2018 dengan total Rp200 juta.
Harta kekayaan AKP Andri Gustami terus melonjak hingga pada 2022 mencapai total Rp967,5 juta. Harta kekayaan AKP Andri Gustami terdiri dari tanah dan bangunan sebanyak empat buah senilai Rp380 juta, lima unit mobil senilai Rp575 juta, serta kas dan setara kas sebesar Rp12,5 juta.
Harta kekayaan AKP Andir Gustami berbanding terbalik dengan gaji yang semestinya diterima seorang polisi dengan pangkat Ajun Komisaris Polisi atau AKP. Pasalnya, gaji seorang polisi berpangkat AKP hanya sekitar Rp2 juta - Rp4 juta per bulan. Ditambah dengan tunjangan sekitar Rp3,7 juta sebagai Kasat Narkoba, merujuk pada Perpres Nomor 103 Tahun 2018.
Baca Juga: Polda Metro Jaya Gagalkan Peredaran Sabu 36 Kg
Ternyata, harta kekayaan AKP Andri Gustami berasal dari tugasnya menjadi kurir narkoba. Dari hasil penyelidikan, AKP Andri Gustami diduga telah meloloskan hingga 100 kilogram sabu jaringan Fredy Pratama melalui Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan.
"Pengakuan TSK AG, sudah sekitar 100-an (kg sabu) diloloskan selama dua bulan dia bergabung (di jaringan Fredy Pratama)," kata Kapolda Lampung, Irjen Helmy Santika.
Helmy mengatakan AKP Andri Gustami menerima imbalan hingga Rp 8 juta per kilogram untuk setiap sabu yang berhasil diloloskan. Menurut Helmy, selama dua bulan AKP Andri Gustami diduga telah menerima bayaran sebesar Rp 800 juta untuk 100 kilogram sabu yang lolos.
Fredy Pratama sendiri menjadi gembong narkoba terbesar di Indonesia. Fredy Pratama masuk daftar buronan interpol sejak 2014.
Kini Polisi telah meringkus 39 orang lainnya yang terlibat dalam jaringan Fredy Pratama. Mengejutkan, diantara pelaku yang ditangkap adalah AKP Andri Gustami. (Adinda Shafa Afriasti)
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK








