Akurat Logo

7 Tips Islami saat Mengerjakan Skripsi, agar Tetap Tenang dan Selesai Tepat Waktu

Lufaefi | 8 Oktober 2026, 10:00 WIB
7 Tips Islami saat Mengerjakan Skripsi, agar Tetap Tenang dan Selesai Tepat Waktu
Mengerjakan Skripsi - Istimewa

AKURAT.CO Mengerjakan skripsi sering menjadi fase yang penuh tantangan bagi mahasiswa. Mencari referensi, menentukan metode penelitian, mengolah data, menulis bab demi bab, hingga menghadapi revisi dari dosen pembimbing membutuhkan kesabaran dan konsistensi.

Tidak sedikit mahasiswa yang akhirnya merasa tertekan karena skripsinya tidak kunjung selesai. Padahal, Islam memiliki banyak ajaran yang dapat menjadi bekal spiritual sekaligus membentuk sikap disiplin dalam menghadapi proses akademik.

Berikut tujuh tips Islami yang dapat diterapkan agar proses mengerjakan skripsi lebih tenang dan terarah.

1. Luruskan niat sebelum memulai

Sebelum membuka laptop dan mulai menulis, luruskan terlebih dahulu niat. Belajar dan mencari ilmu merupakan aktivitas yang memiliki kedudukan mulia dalam Islam.

Rasulullah SAW bersabda:

إِنَّمَا الْأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ

"Sesungguhnya amal itu bergantung pada niat." (HR. Bukhari dan Muslim).

Niat yang baik dapat membantu mahasiswa melihat skripsi bukan sekadar kewajiban untuk memperoleh gelar, tetapi sebagai bagian dari proses menuntut ilmu dan mengembangkan kemampuan.

2. Berdoa dan memohon kemudahan kepada Allah

Setelah memiliki niat yang baik, jangan lupa berdoa. Salah satu doa yang dapat dibaca ketika menghadapi kesulitan adalah:

رَبِّ اشْرَحْ لِي صَدْرِي ۝ وَيَسِّرْ لِي أَمْرِي

"Ya Tuhanku, lapangkanlah untukku dadaku dan mudahkanlah untukku urusanku." (QS. Taha: 25–26).

Doa bukan pengganti usaha. Doa menjadi bentuk pengakuan bahwa manusia memiliki keterbatasan dan membutuhkan pertolongan Allah SWT dalam menjalani proses yang tidak selalu mudah.

Baca Juga: Hukum Mengagumi Pemain Sepak Bola Secara Berlebihan dalam Islam

3. Kerjakan sedikit demi sedikit, tetapi konsisten

Skripsi yang tebal tidak harus diselesaikan dalam satu malam. Justru pekerjaan besar akan lebih mudah jika dipecah menjadi tugas-tugas kecil.

Rasulullah SAW bersabda:

أَحَبُّ الْأَعْمَالِ إِلَى اللَّهِ أَدْوَمُهَا وَإِنْ قَلَّ

"Amalan yang paling dicintai Allah adalah amalan yang paling kontinu, meskipun sedikit." (HR. Bukhari dan Muslim).

Prinsip konsistensi tersebut dapat diterapkan dalam pengerjaan skripsi. Misalnya, menetapkan target membaca beberapa artikel setiap hari, menulis beberapa halaman dalam satu sesi, atau menyelesaikan satu bagian tertentu sebelum beristirahat.

4. Jangan menunda pekerjaan

Salah satu penyebab skripsi tidak selesai tepat waktu adalah kebiasaan menunda. Hari ini mengatakan akan menulis besok, kemudian besok ditunda lagi hingga akhirnya pekerjaan menumpuk.

Allah SWT berfirman dalam QS. Al-Insyirah ayat 7:

فَإِذَا فَرَغْتَ فَانْصَبْ

"Maka apabila engkau telah selesai dari suatu urusan, tetaplah bekerja keras untuk urusan yang lain."

Ayat ini dapat menjadi pengingat untuk tidak berhenti setelah menyelesaikan satu pekerjaan. Setelah satu target tercapai, lanjutkan secara bertahap menuju target berikutnya.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi