Akurat Logo

Influenza A Merebak, Ini 5 Doa Mohon Kesembuhan dan Tips Sehat ala Rasulullah

Lufaefi | 30 September 2026, 06:03 WIB
Influenza A Merebak, Ini 5 Doa Mohon Kesembuhan dan Tips Sehat ala Rasulullah
Ilustrasi, Influenza A - Magnific

AKURAT.CO Aktivitas influenza di Indonesia mengalami peningkatan dalam beberapa pekan terakhir. Kementerian Kesehatan RI mencatat adanya kenaikan aktivitas influenza di Indonesia dan kawasan Asia Tenggara, tetapi berdasarkan data surveilans hingga 28 September 2026, kondisi tersebut masih berada dalam rentang kewaspadaan dan belum menunjukkan situasi yang mengkhawatirkan.

Data surveilans Kemenkes hingga 26 September 2026 menunjukkan proporsi influenza mencapai 56 persen dari spesimen yang diperiksa pada pekan tersebut. Dari kasus influenza yang terdeteksi, 39 persen terjadi pada kelompok usia 0–4 tahun.

Influenza sendiri merupakan infeksi saluran pernapasan yang dapat disebabkan oleh virus influenza tipe A maupun B. Gejalanya antara lain demam yang muncul tiba-tiba, batuk, sakit tenggorokan, pilek, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, serta rasa lelah. Sebagian besar orang dapat pulih dalam sekitar satu minggu, tetapi influenza dapat menjadi lebih serius pada kelompok berisiko tinggi.

Di tengah meningkatnya perhatian terhadap influenza, umat Islam dapat melakukan dua bentuk ikhtiar sekaligus, yakni menjaga kesehatan secara medis dan memohon kesembuhan kepada Allah SWT melalui doa.

Lalu, apa saja doa yang dapat diamalkan ketika sakit?

Pertama, doa memohon kesembuhan.

Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika menjenguk orang sakit adalah:

أَسْأَلُ اللَّهَ الْعَظِيمَ رَبَّ الْعَرْشِ الْعَظِيمِ أَنْ يَشْفِيَكَ

“Aku memohon kepada Allah Yang Maha Agung, Tuhan Arasy yang agung, agar Dia menyembuhkanmu.”

Doa tersebut dapat dibaca ketika mendoakan orang yang sedang sakit. Kesembuhan merupakan kehendak Allah, sementara manusia tetap diperintahkan melakukan ikhtiar untuk mendapatkannya.

Baca Juga: Prospek Kerja Komunikasi Penyiaran Islam: 10 Peluang Karir Menjanjikan

Kedua, membaca doa kesembuhan yang diajarkan Nabi Muhammad SAW.

Rasulullah SAW juga mengajarkan doa:

اللَّهُمَّ رَبَّ النَّاسِ، أَذْهِبِ الْبَأْسَ، اشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لَا شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لَا يُغَادِرُ سَقَمًا

“Ya Allah, Tuhan manusia, hilangkanlah penyakit ini. Sembuhkanlah, Engkaulah Yang Maha Menyembuhkan. Tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan-Mu, yaitu kesembuhan yang tidak meninggalkan penyakit.” (HR Bukhari dan Muslim).

Doa ini dapat diamalkan oleh orang yang sedang sakit maupun dibacakan untuk orang lain sebagai bentuk permohonan kepada Allah.

Ketiga, membaca doa ketika merasakan sakit pada bagian tubuh tertentu.

Rasulullah SAW mengajarkan sebuah doa ketika seseorang merasakan sakit pada bagian tubuh. Caranya adalah meletakkan tangan pada bagian yang sakit, kemudian membaca:

بِسْمِ اللَّهِ

“Dengan nama Allah.”

Dibaca tiga kali, kemudian dilanjutkan:

أَعُوذُ بِاللَّهِ وَقُدْرَتِهِ مِنْ شَرِّ مَا أَجِدُ وَأُحَاذِرُ

“Aku berlindung kepada Allah dan kekuasaan-Nya dari keburukan yang aku rasakan dan yang aku khawatirkan.”

Doa tersebut diriwayatkan dalam hadis Muslim dan menjadi salah satu bentuk ikhtiar spiritual ketika merasakan sakit.

Keempat, membaca doa Nabi Ayyub AS.

Al-Qur'an mengabadikan doa Nabi Ayyub AS ketika menghadapi penderitaan:

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

“Sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit, padahal Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang.” (QS Al-Anbiya: 83).

Doa ini menunjukkan sikap seorang hamba yang mengakui kelemahan dirinya sekaligus berharap kepada rahmat Allah.

Ketika seseorang sedang mengalami influenza atau penyakit lainnya, doa tersebut dapat menjadi pengingat bahwa sakit merupakan kondisi yang membutuhkan kesabaran sekaligus ikhtiar.

Kelima, memperbanyak istigfar dan doa memohon perlindungan.

Selain doa khusus kesembuhan, seorang Muslim dapat memperbanyak istigfar, zikir, dan doa perlindungan. Allah SWT berfirman:

وَإِذَا مَرِضْتُ فَهُوَ يَشْفِينِ

“Dan apabila aku sakit, Dialah yang menyembuhkan aku.” (QS Asy-Syu'ara: 80).

Ayat tersebut mengajarkan keyakinan bahwa kesembuhan pada akhirnya berada dalam kuasa Allah SWT.

Namun, doa tidak berarti seseorang boleh meninggalkan pengobatan. Dalam Islam, tawakal berjalan bersama ikhtiar.

Lalu, bagaimana tips menjaga kesehatan ketika influenza mulai meningkat?

Pertama, cukup istirahat dan minum.

WHO menyarankan orang yang mengalami influenza untuk banyak beristirahat dan memenuhi kebutuhan cairan. Sebagian besar orang dapat pulih tanpa memerlukan perawatan medis khusus, meskipun kelompok berisiko tinggi perlu mendapatkan perhatian lebih.

Kedua, jaga kebersihan tangan dan etika batuk.

Influenza dapat menyebar melalui partikel yang keluar ketika seseorang batuk, bersin, berbicara, atau bernapas. Virus juga dapat berpindah melalui tangan yang terkontaminasi. Karena itu, mencuci tangan secara teratur dan menutup mulut serta hidung ketika batuk atau bersin menjadi langkah sederhana untuk mengurangi penularan.

Halaman:
Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi