Mengalami Burnout atau Overthinking? Ini Cara Meraih Ketenangan Hati Lewat Jalur Langit

AKURAT.CO Rutinitas pekerjaan, tuntutan keluarga, persoalan keuangan, hingga derasnya informasi di media sosial terkadang membuat pikiran terasa penuh. Seseorang bisa terus memikirkan berbagai persoalan, sulit beristirahat, atau merasa kelelahan meskipun aktivitas fisik tidak terlalu berat.
Istilah burnout dan overthinking pun semakin sering digunakan untuk menggambarkan kondisi tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari, seseorang mungkin merasa terlalu lelah menghadapi pekerjaan, terus memikirkan sesuatu yang belum terjadi, atau sulit menghentikan pikiran tentang persoalan yang sudah berlalu.
Dalam perspektif Islam, ketenangan hati tidak hanya diupayakan melalui perubahan kondisi di luar diri. Seorang Muslim juga diajarkan untuk mendekatkan diri kepada Allah, berdoa, berzikir, serta menyerahkan perkara yang berada di luar kemampuannya kepada-Nya.
Namun, ikhtiar spiritual bukan berarti mengabaikan kebutuhan untuk beristirahat, mengatur beban pekerjaan, berbicara dengan orang yang dipercaya, atau mencari bantuan profesional ketika diperlukan.
Lalu, bagaimana cara mencari ketenangan hati melalui “jalur langit”?
Pertama, memperbanyak zikir kepada Allah.
Al-Qur'an memberikan salah satu pesan paling terkenal tentang ketenangan hati:
أَلَا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ
“Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram.” (QS Ar-Ra'd: 28).
Zikir dapat dilakukan dalam berbagai keadaan. Setelah salat, ketika perjalanan menuju tempat kerja, saat beristirahat, atau ketika hati mulai merasa gelisah.
Membaca istigfar, tasbih, tahmid, takbir, dan tahlil dapat menjadi cara untuk mengembalikan perhatian kepada Allah di tengah pikiran yang sedang dipenuhi berbagai persoalan.
Kedua, mengadu kepada Allah melalui doa.
Ketika menghadapi masalah, manusia membutuhkan tempat untuk mencurahkan isi hati. Dalam Islam, Allah adalah tempat pertama seorang hamba memohon pertolongan.
Baca Juga: Buku Memburu Muhammad Viral, Bolehkah Membuat Judul Karya yang Provokatif dalam Islam?
Allah SWT berfirman:
وَقَالَ رَبُّكُمُ ادْعُونِي أَسْتَجِبْ لَكُمْ
“Dan Tuhanmu berfirman, ‘Berdoalah kepada-Ku, niscaya akan Aku perkenankan bagimu.’” (QS Ghafir: 60).
Doa tidak harus selalu menggunakan kalimat yang panjang. Seseorang dapat berbicara kepada Allah dengan bahasa yang dipahaminya, menyampaikan kegelisahan, memohon kekuatan, dan meminta jalan keluar.
Salah satu doa yang diajarkan Rasulullah SAW ketika memohon perlindungan dari kegelisahan dan kelemahan adalah:
اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ
“Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dan aku berlindung kepada-Mu dari kelemahan dan kemalasan.” (HR Bukhari).
Doa tersebut dapat menjadi pengingat bahwa seorang Muslim tidak harus menghadapi seluruh beban hidup seorang diri.
Ketiga, menjaga salat sebagai ruang untuk berhenti sejenak.
Di tengah kesibukan, salat dapat menjadi momentum untuk menghentikan aktivitas dan mengarahkan kembali hati kepada Allah.
Allah SWT berfirman:
وَاسْتَعِينُوا بِالصَّبْرِ وَالصَّلَاةِ
“Mohonlah pertolongan dengan sabar dan salat.” (QS Al-Baqarah: 45).
Salat bukan sekadar kewajiban yang harus diselesaikan. Ketika dilakukan dengan khusyuk, salat dapat menjadi ruang bagi seseorang untuk menenangkan diri, mengingat tujuan hidup, dan menyadari bahwa tidak semua persoalan harus diselesaikan sekaligus.
Keempat, belajar tawakal setelah melakukan ikhtiar.
Overthinking sering kali muncul karena seseorang terus memikirkan sesuatu yang belum terjadi. Kekhawatiran terhadap masa depan memang manusiawi, tetapi Islam mengajarkan agar manusia tidak menggantungkan ketenangan sepenuhnya pada kemampuan dirinya sendiri.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tolak Bertahan di KTM Demi Ducati, Pedro Acosta: Saya Ingin Kalahkan Marc Marquez dengan Senjata yang Sama!
- 2Klik Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026 Malam Ini
- 3Prediksi Indonesia vs Malaysia di FIFA ASEAN Cup 2026: Susunan Pemain dan Skor!
- 4Link Live Streaming Indonesia vs Malaysia FIFA ASEAN Cup 2026, Tayang Malam Ini!
- 5Ini Profil Hacker yang Bocorkan Data Skandal Pelanggaran Manchester City
- 6Dinyatakan Bersalah di Mayoritas 115 Pelanggaran, Berapa Gelar Man City yang Terancam Dicopot?
- 7Ramalan Shio Minggu Ini 28 September–4 Oktober 2026: Ada yang Makin Sibuk, Ada yang Butuh Me Time
- 8Cek Bansos Tahap 4 Oktober-Desember 2026, Begini Cara Cek Desil dan Status Penerima Pakai NIK
- 9Prabowo Perkuat BPJS Kesehatan, Siapkan Tambahan Anggaran Rp20 Triliun
- 10Kejagung Amankan Mantan Sekjen Kementerian ESDM Tersangka Korupsi Nikel




