Gus Ipul Bantah Isu Rebutan Tambang Jelang Muktamar NU, Sebut Fitnah dan Tak Berdasar

AKURAT.CO Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Saifullah Yusuf (Gus Ipul), membantah isu yang menyebut adanya perebutan pengelolaan tambang di internal PBNU menjelang Muktamar ke-35 NU. Ia menegaskan kabar tersebut tidak memiliki dasar dan tidak mencerminkan kondisi organisasi yang sebenarnya.
Pernyataan itu disampaikan Gus Ipul kepada wartawan di Jakarta, Rabu (5/8/2026), sebagai respons atas berbagai spekulasi yang mengaitkan dinamika Muktamar NU dengan pengelolaan izin usaha pertambangan (IUP) yang dimiliki PBNU.
"Tidak ada rebutan tambang. Tidak ada isu-isu yang selama ini disebut-sebut di PBNU ada rebutan tambang," kata Gus Ipul.
Baca Juga: Spanyol Identifikasi Terduga Jihadis di Tengah Gelombang Migran Ceuta, Ribuan Orang Masih Bertahan
Menurutnya, mekanisme pengelolaan usaha pertambangan di lingkungan PBNU telah diatur secara jelas. Seluruh keputusan strategis terkait pengelolaan tambang berada di bawah kewenangan Ketua Umum PBNU sesuai mekanisme organisasi, sehingga tidak membuka ruang bagi perebutan kepentingan antarpihak.
Karena itu, Gus Ipul menilai narasi mengenai adanya persaingan memperebutkan konsesi tambang hanya dibangun di atas spekulasi yang tidak sesuai dengan fakta.
"Yang menyampaikan ada rebutan tambang itu tidak berdasar dan jauh dari kenyataan. Bisa jadi malah fitnah," tegasnya.
Isu tersebut mencuat di tengah meningkatnya perhatian publik terhadap pelaksanaan Muktamar ke-35 NU yang akan menentukan kepemimpinan baru organisasi untuk masa khidmat berikutnya.
Sebagaimana diketahui, pemerintah pada 2024 membuka peluang bagi organisasi kemasyarakatan keagamaan untuk memperoleh Izin Usaha Pertambangan (IUP). PBNU menjadi organisasi keagamaan pertama yang menerima izin tersebut.
Kebijakan itu sempat memunculkan beragam tanggapan, baik di ruang publik maupun di kalangan internal NU, terkait keterlibatan organisasi keagamaan dalam pengelolaan sumber daya alam.
Baca Juga: Hasto Kristiyanto Ingatkan Independensi NU Jelang Muktamar ke-35
Meski demikian, PBNU menegaskan bahwa pengelolaan tambang dijalankan melalui tata kelola organisasi yang profesional dan tidak menjadi sumber konflik internal menjelang Muktamar.
Gus Ipul berharap berbagai informasi yang berkembang menjelang forum permusyawaratan tertinggi NU tersebut tetap mengedepankan fakta dan tidak memperkeruh suasana dengan narasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Unggah Video Veda Ega Pratama Salip David Munoz, Akun Resmi MotoGP 'Diserbu' Netizen
- 2Kenapa Massa Geruduk Rumah Doa GKPI Tangerang? Ini Kronologi dan Duduk Perkaranya
- 3Komposisi Pemain Asing Persija Belum Penuh, Manajer Minta Soal Skuad Percayakan ke Shin Tae-yong
- 4Diduga Singgung Status Pendatang Shin Tae-yong, Direktur Teknik Java United Lakukan Rasisme?
- 5Kalender Jawa 21 September 2026: Watak Weton Senin Legi, Sopan dan Mudah Bergaul
- 6Bantah Tuduhan Konspirasi Wasit, Presiden La Liga Sebut Real Madrid Hidup di 'Dunia Lain'
- 7Asian Games: Pebulutangkis Juara Dunia Junior Thailand Dinyatakan Positif Doping
- 8Jose Mourinho Tunjukkan Gambar Pelanggaran, Babak Baru Perang Real Madrid dan Wasit?
- 9KPK Geledah Kantor BPN Mojokerto, Cari Bukti Baru Kasus ATR/BPN
- 10Prabowo Perkuat Industri Tekstil, Lindungi Jutaan Pekerja dan Produk Nasional









