Akurat Logo

Kloter Haji Terakhir Tiba di Indonesia, Menhaj Lakukan Sujud Syukur dan Nyatakan Operasional Haji 2026 Rampung

Lufaefi | 2 Juli 2026, 08:52 WIB
Kloter Haji Terakhir Tiba di Indonesia, Menhaj Lakukan Sujud Syukur dan Nyatakan Operasional Haji 2026 Rampung
Gus Irfan Yusuf (Instagram @tawasuth)

AKURAT.CO Menteri Haji dan Umrah Mochamad Irfan Yusuf melakukan sujud syukur usai menerima laporan kedatangan kloter terakhir jemaah haji Indonesia di Asrama Haji Sukolilo, Surabaya, Rabu (1/7/2026).

Momen tersebut sekaligus menandai berakhirnya seluruh rangkaian operasional pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 1447 Hijriah atau 2026.

Penutupan operasional dilakukan setelah Kloter 116 Debarkasi Jawa Timur tiba di Surabaya dan Kloter 43 Debarkasi Makassar mendarat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin sebagai kloter terakhir secara nasional.

“Baru saja kita menyambut kedatangan kloter terakhir Jawa Timur 116 dan Alhamdulillah kloter Ujung Pandang 43 sudah mendarat di Bandara Hasanuddin. Ini berarti pemulangan jemaah haji seluruh Indonesia sudah berjalan dengan baik sesuai harapan kita,” kata Irfan kepada wartawan di Asrama Haji Sukolilo.

Baca Juga: Menhaj Resmi Tutup Operasional Haji 2026, Klaim Biaya Turun dan Angka Kematian Jemaah Menurun

Dengan tibanya seluruh jemaah, pemerintah menyatakan operasional penyelenggaraan ibadah haji Indonesia tahun ini resmi selesai.

Kementerian Haji dan Umrah mencatat selama musim haji 2026 terdapat 527 kelompok terbang (kloter) yang diberangkatkan dari 16 embarkasi di seluruh Indonesia.

Total jemaah haji reguler yang diberangkatkan mencapai 202.636 orang.

Selain itu, terdapat 16.585 jemaah haji khusus yang diberangkatkan melalui Penyelenggara Ibadah Haji Khusus (PIHK) dengan dukungan 1.016 petugas haji khusus.

Dari sisi profil jemaah, pemerintah mencatat sebanyak 44.247 orang merupakan jemaah lanjut usia, sementara 170.700 jemaah atau sekitar 72 persen masuk kategori risiko tinggi.

Kementerian juga mencatat terdapat 370 jemaah berkebutuhan khusus dan 275 pengguna kursi roda yang mendapatkan layanan selama operasional haji berlangsung.

Untuk mendukung pelaksanaan ibadah di Arab Saudi, pemerintah menempatkan jemaah Indonesia pada 121 hotel di Madinah dan 182 hotel di Makkah.

Sementara dari aspek konsumsi, pemerintah mendistribusikan layanan makan sebanyak 127 kali selama masa penyelenggaraan ibadah haji dengan total distribusi mencapai 24,18 juta boks makanan.

Penutupan operasional haji tahun ini menjadi penanda berakhirnya seluruh tahapan pelayanan mulai dari pemberangkatan, pelaksanaan ibadah di Tanah Suci, hingga proses pemulangan jemaah ke Indonesia.

Baca Juga: Jaga Dana Haji, BPKH Pangkas Biaya Operasional 2026 hingga Rp100,31 Miliar

Pemerintah menyatakan evaluasi terhadap penyelenggaraan haji tetap akan dilakukan sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan ibadah haji pada musim berikutnya.

Sujud syukur yang dilakukan Menteri Haji dan Umrah menjadi simbol berakhirnya salah satu operasional pelayanan publik terbesar yang melibatkan ratusan ribu jemaah dari berbagai daerah di Indonesia.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi