Akurat Logo

Presiden Prabowo Akui Belajar Politik kepada Nahdlatul Ulama

Lufaefi | 25 Juni 2026, 07:30 WIB
Presiden Prabowo Akui Belajar Politik kepada Nahdlatul Ulama
Presiden Prabowo Subianto dalam Munas dan konbes NU (Antara)

AKURAT.CO Presiden Prabowo Subianto mengaku banyak belajar politik dari Nahdlatul Ulama (NU). Pernyataan itu disampaikan saat menghadiri penutupan Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) NU di Institut Agama Islam (IAI) Syaichona Mohammad Cholil, Bangkalan, Jawa Timur, Selasa (23/6/2026).

Dalam pidatonya, Prabowo menilai NU memiliki kemampuan menjaga pengaruh dan eksistensi di berbagai ruang kehidupan berbangsa, termasuk di lingkungan pemerintahan dan partai politik.

Prabowo sempat menyinggung banyaknya tokoh berlatar belakang NU yang berada di Kabinet Merah Putih.

“Menteri Agama Nasaruddin Umar, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Menteri PPPA sekaligus Ketum PP Muslimat NU Arifatul. Ini Kabinet Merah Putih banyak sekali NU-nya ya,” kata Prabowo.

Baca Juga: Lokasi Muktamar NU Belum Diputuskan, Gus Salam Ingatkan PBNU Jangan Biarkan Polemik Berlarut

Ia kemudian memuji kekuatan kaderisasi organisasi tersebut yang dinilai mampu menempatkan kader dan pengaruhnya di berbagai sektor.

“NU memang hebat. Selalu berada di mana-mana ya kan. Semua partai, NU hadir,” ujarnya.

Menurut Prabowo, kemampuan NU menjaga keberadaan di berbagai kelompok politik menunjukkan kematangan organisasi dalam membangun jejaring dan menjaga posisi kebangsaan.

“Jadi NU nggak pernah kalah. Hebat, hebat. Kalau belajar politik seharusnya dari NU,” kata Prabowo yang disambut tawa dan tepuk tangan peserta.

Kehadiran Prabowo dalam penutupan Munas dan Konbes NU turut didampingi sejumlah pejabat dan tokoh nasional. Di antaranya Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf, Sekjen PBNU Saifullah Yusuf, serta Menteri Agama Nasaruddin Umar.

Selain itu tampak hadir Ketua MPR Ahmad Muzani, Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono, Menko Pangan Zulkifli Hasan, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, Seskab Teddy Indra Wijaya, dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa.

Baca Juga: PBNU Bentuk Tim Survei Lokasi Muktamar, Penetapan Ditargetkan Pertengahan Juli

Pernyataan Prabowo menjadi salah satu sorotan dalam rangkaian Munas dan Konbes NU yang berlangsung menjelang pelaksanaan Muktamar ke-35 NU.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi