Jemaah Asal Medan Terlantar di Luar Tenda Mina, Timwas Haji DPR Akan Panggil Kemenhaj

AKURAT.CO Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI menemukan sejumlah jemaah haji Indonesia asal Medan tidak mendapatkan tempat di dalam tenda pemondokan di Mina saat pelaksanaan puncak ibadah haji 1447 H/2026 M. Akibatnya, sebagian jemaah terpaksa beristirahat di luar tenda.
Temuan tersebut disampaikan Anggota Timwas Haji DPR RI Muhammad Husni saat melakukan peninjauan langsung terhadap jemaah kloter pertama Embarkasi Kualanamu (KNO) Medan di Mina, Rabu (27/5/2026) malam.
Menurut Husni, kondisi tersebut menjadi catatan penting bagi penyelenggara haji, khususnya Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj), agar pelayanan kepada jemaah dapat ditingkatkan pada masa mendatang.
Baca Juga: Pungli Jemaah Haji
“Kami melihat ada sebagian jemaah asal Medan yang tidak mendapatkan tempat di dalam tenda Mina. Ini menjadi catatan untuk Kemenhaj,” ujar Husni di sela-sela peninjauan.
Politikus Partai Gerindra itu menegaskan bahwa kapasitas tenda harus disesuaikan dengan jumlah jemaah yang ditempatkan di dalamnya. Ia menilai seluruh jemaah berhak memperoleh fasilitas yang layak selama menjalankan rangkaian ibadah haji.
“Berapa kapasitas tenda dan berapa jumlah jemaah yang ditempatkan harus dihitung secara tepat sehingga seluruh jemaah bisa berada di dalam tenda. Mereka telah menunggu puluhan tahun untuk berhaji dan harus mendapatkan pelayanan terbaik,” katanya.
Husni menambahkan, temuan tersebut akan dibahas lebih lanjut dalam rapat evaluasi bersama Kementerian Haji dan Umrah. DPR berencana meminta penjelasan terkait tata kelola penempatan jemaah di kawasan Mina agar kejadian serupa tidak kembali terulang.
“Tindak lanjut dari DPR, kami akan memanggil pihak Kemenhaj. Sebab, jika masih ada jemaah yang tidak mendapatkan tempat sebagaimana mestinya, berarti masih ada hal yang perlu diperbaiki,” ujarnya.
Baca Juga: Timwas Haji DPR Minta Layanan Kesehatan Mental Jemaah Lansia Diperkuat
Sejumlah jemaah yang ditemui di lokasi juga berharap pemerintah memberikan perhatian serius terhadap persoalan tersebut. Mereka meminta agar kualitas pelayanan selama fase puncak haji terus ditingkatkan demi kenyamanan dan keselamatan seluruh jemaah.
Temuan Timwas DPR ini menambah sejumlah catatan evaluasi penyelenggaraan haji 2026, khususnya terkait pelayanan di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) yang menjadi titik krusial dalam pelaksanaan ibadah haji.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Jadwal MotoGP Qatar 2026 Terbaru, Cek Jam Tayang Sprint Race dan Balapan Utama
- 2KPK Sita Rp2 Miliar dari Dirut KAI Bobby Rasyidin dalam Korupsi Digitalisasi SPBU
- 3Kapten Melbourne Victory Lompat Pagar, Labrak Suporter Usai Timnya Dipermalukan Persib
- 4Pindar UKU Salurkan Rp687,18 Miliar dengan Pinjaman Macet Hanya 2,48 Persen, Jaga Keseimbangan Pertumbuhan dan Risiko
- 5Prediksi Skor Porto vs Napoli 5 November 2026: Tuan Rumah Berpeluang Menang
- 6Prediksi Skor Dortmund vs Betis 5 November 2026: Mampukah Die Borussen Hentikan Rekor Sempurna Tim Tamu?
- 7Masuki Usia 8 Tahun, Pindar UKU Bidik Pertumbuhan Lewat Penguatan Kolaborasi dengan Lembaga Keuangan
- 8Ditekan Anggota Kongres, Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth Tegaskan Menolak Pemakzulan
- 9Prabowo Terima Surat Kepercayaan 11 Duta Besar LBBP Negara Sahabat, Ini Daftarnya
- 10Istana: Penyadapan yang Dilakukan Listyo Sigit Mengarah Perbuatan Makar





