Lafaz Niat dan Tata Cara Mandi Sunah Idul Fitri

AKURAT.CO Mandi sunah Idul Fitri merupakan amalan yang dianjurkan sebelum melaksanakan Sholat Id pada 1 Syawal.
Para ulama menyebut mandi ini sebagai bagian dari persiapan lahir dan batin dalam menyambut hari raya, sebagaimana dianjurkan dalam berbagai riwayat dari para sahabat.
Hukum mandi Idul Fitri adalah sunnah, baik bagi laki-laki maupun perempuan, termasuk yang tidak melaksanakan sholat Id di masjid atau lapangan.
Waktu pelaksanaannya dimulai sejak pertengahan malam hingga sebelum berangkat menuju tempat sholat Id, dan yang utama dilakukan pada pagi hari.
Baca Juga: Niat Sholat Idul Fitri, Mudah dan Lengkap dengan Tata Cara Pelaksanaannya
Niat Mandi Sunah Idul Fitri
Berikut bacaan niat mandi sunah Idul Fitri:
نَوَيْتُ الْغُسْلَ لِعِيْدِ الْفِطْرِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
Artinya: Saya niat mandi untuk Idul Fitri sebagai sunnah karena Allah Ta'ala.
Niat cukup dibaca dalam hati saat mulai mengguyurkan air ke tubuh.
Tata Cara Mandi Sunah Idul Fitri
Secara umum, tata cara mandi sunah Idul Fitri sama seperti mandi besar (mandi junub), yaitu:
Membaca niat di dalam hati.
Membasuh kedua tangan.
Membersihkan bagian tubuh yang kotor.
Berwudhu seperti hendak sholat.
Mengguyurkan air ke kepala sebanyak tiga kali hingga merata.
Mengguyurkan air ke seluruh tubuh, dimulai dari sisi kanan lalu kiri, memastikan air merata ke seluruh bagian tubuh.
Baca Juga: Halal Bihalal dan Idulfitri: Tradisi atau Sunnah? Ini Penjelasan dalam Perspektif Islam
Setelah mandi, umat Islam dianjurkan mengenakan pakaian terbaik, memakai wewangian (bagi laki-laki), serta memperbanyak takbir hingga waktu pelaksanaan Sholat Idul Fitri.
Mandi sunah ini menjadi simbol kesucian dan kegembiraan dalam menyambut hari kemenangan setelah sebulan berpuasa.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Tidak Semua Pengabdian Berujung Bintang, Hormat untuk Kolonel Edward Sitorus
- 2Kalender Jawa 15 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Kliwon Dikenal Ramah dan Mudah Bergaul
- 3Dua Jenderal TNI AD Dinilai Memenuhi Syarat Jadi Calon Panglima TNI, Siapa Saja?
- 4Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK
- 5Tudingan Ijazah Palsu Dirinya dan Gibran Terus Bergulir, Jokowi: Berpotensi Pengalihan Isu
- 6Prediksi Skor Roma vs Genoa 18 Oktober 2026: Giallorossi Diunggulkan
- 7Cara Cek Desil Online Oktober 2026 Pakai NIK KTP, Ini Link Resminya
- 8Kalender Jawa 16 Oktober 2026: Weton Jumat Legi Disebut Punya Karakter Unik
- 9Dua Tahun Dipimpin Prabowo: Harga Pupuk Turun 20 Persen, Kesejahteraan Petani Meningkat
- 10Boyamin Duga Nusron Wahid ke Malaysia Usai Menghindari Panggilan KPK







