Akurat Logo

Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Lengkap dengan Bacaan Bilal

Lufaefi | 20 Maret 2026, 07:32 WIB
Tata Cara Pelaksanaan Sholat Idul Fitri, Lengkap dengan Bacaan Bilal
Pelaksanaan Sholat Idul Fitri (istimewa)

AKURAT.CO Sholat Idul Fitri merupakan ibadah yang dilaksanakan setiap tanggal 1 Syawal sebagai ungkapan syukur atas selesainya ibadah puasa Ramadhan.

Mayoritas ulama berpendapat bahwa hukum sholat Id adalah sunah muakkadah, yakni sunnah yang sangat dianjurkan. Sholat ini dilaksanakan secara berjamaah, biasanya di masjid atau lapangan terbuka, tanpa azan dan iqamah.

Waktu Pelaksanaan

Waktu pelaksanaan sholat Idul Fitri dimulai sejak matahari terbit setinggi tombak (sekitar 15–20 menit setelah terbit) hingga menjelang masuk waktu Zuhur.

Disunnahkan untuk melaksanakan sholat Idul Fitri tidak terlalu pagi agar memberi kesempatan umat Islam menunaikan zakat fitrah terlebih dahulu.

Jumlah Rakaat dan Tata Cara

Sholat Idul Fitri terdiri dari dua rakaat dengan tambahan takbir pada rakaat pertama dan kedua.

Baca Juga: Mandi Sunah Idul Fitri; Waktu, Tata Caranya dan Bacaan Niatnya dalam Bahasa Arab

Rakaat Pertama

  1. Jamaah berniat dalam hati untuk melaksanakan sholat Idul Fitri.

  2. Imam mengucapkan takbiratul ihram, diikuti makmum.

  3. Membaca doa iftitah.

  4. Bertakbir sebanyak tujuh kali (tidak termasuk takbiratul ihram). Di antara takbir disunnahkan membaca tasbih:

سُبْحَانَ اللَّهِ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَلَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَاللَّهُ أَكْبَرُ

Artinya: “Mahasuci Allah, segala puji bagi Allah, tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”

  1. Membaca surah Al-Fatihah.

  2. Disunnahkan membaca surah Al-A’la atau surah lainnya.

  3. Rukuk, i’tidal, sujud, duduk di antara dua sujud, dan sujud kedua seperti biasa.

Rakaat Kedua

  1. Berdiri kembali untuk rakaat kedua.

  2. Bertakbir sebanyak lima kali sebelum membaca Al-Fatihah.

  3. Membaca surah Al-Fatihah.

  4. Disunnahkan membaca surah Al-Ghasyiyah atau surah lainnya.

  5. Menyempurnakan rakaat kedua hingga salam.

Setelah sholat, imam menyampaikan khutbah Id yang terdiri dari dua khutbah, dipisahkan dengan duduk sejenak. Mendengarkan khutbah hukumnya sunnah.

Bacaan Bilal Sebelum Sholat Id

Dalam praktik di banyak masjid di Indonesia, sebelum sholat Id dilaksanakan, bilal atau petugas biasanya mengumandangkan seruan untuk mengajak jamaah meluruskan dan merapatkan saf. Bacaan tersebut antara lain:

الصَّلَاةُ جَامِعَةٌ رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Artinya: “Mari melaksanakan sholat berjamaah, semoga Allah merahmati kalian.”

Kemudian dilanjutkan dengan seruan meluruskan saf:

اسْتَوُوا اعْتَدِلُوا سُدُّوا الْفُرَجَ رَحِمَكُمُ اللَّهُ

Artinya: “Luruskan dan rapatkan saf, serta tutuplah celah-celah, semoga Allah merahmati kalian.”

Sebagian tempat juga menambahkan niat sebagai tuntunan bagi makmum, misalnya:

أُصَلِّي سُنَّةَ عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ مَأْمُومًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai makmum karena Allah Ta’ala.”

Adapun bagi imam:

أُصَلِّي سُنَّةَ عِيْدِ الْفِطْرِ رَكْعَتَيْنِ إِمَامًا لِلّٰهِ تَعَالَى

Artinya: “Saya niat sholat sunnah Idul Fitri dua rakaat sebagai imam karena Allah Ta’ala.”

Baca Juga: Pengumuman Hasil Sidang Isbat Lebaran 2026: Ini Jadwal Lengkap Penentuan Idul Fitri dan Penjelasannya!

Perlu dipahami bahwa niat cukup di dalam hati, sedangkan pelafalan hanya sebagai panduan.

Sholat Idul Fitri menjadi syiar kebersamaan umat Islam. Selain mempererat ukhuwah, momentum ini juga mengingatkan pentingnya menjaga kesucian hati, memperbanyak takbir, dan melanjutkan semangat ibadah setelah Ramadhan.

Dengan memahami tata cara dan bacaannya, diharapkan umat Islam dapat melaksanakan sholat Id dengan lebih khusyuk dan sesuai tuntunan syariat.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Lufaefi
Reporter
Lufaefi
Lufaefi
Editor
Lufaefi