Bangunan Pondok Pesantren Al Khoziny Sidoarjo Ambruk, Terdengar Orang Meminta Tolong!

AKURAT.CO Sebuah bangunan musala di asrama putra Pondok Pesantren Al Khoziny, Desa Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur, ambruk pada Senin (29/9/2025) sore.
Peristiwa ini terjadi sekitar pukul 15.00 WIB dan membuat sejumlah santri tertimbun reruntuhan.
Ketua RT setempat, Munir, mengatakan kepada wartawan, ambruknya bangunan sempat menimbulkan suara gemuruh yang mengagetkan warga.
“Habis salat asar itu ada suara gemuruh, ada getaran seperti gempa, ternyata musala,” ujarnya.
Baca Juga: Ramai Kasus Keracunan MBG, Ini Pesan Islam untuk Para SPPG Makan Bergizi Gratis
Munir menambahkan, musala yang ambruk tersebut masih dalam tahap pembangunan. Nahasnya, saat kejadian, di dalam musala terdapat sejumlah jemaah dan santri.
“Iya, masih dalam tahap pembangunan,” ungkapnya.
Dalam keterangan media, hingga saat ini sudah ada 15 ambulans yang didatangkan ke lokasi untuk membantu proses evakuasi.
Situasi di sekitar pondok pesantren tampak mencekam, karena dari dalam reruntuhan bangunan masih terdengar suara orang meminta tolong.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Contoh Teks Pidato Hari Santri 2026 Singkat dan Lucu, Mudah Dihafal!
- 2Tumbang Lawan Lazio, Juventus Mulai Pertimbangkan Depak Luciano Spalletti dan Bidik Antonio Conte
- 3Link Twibbon Hari Santri 2026 Gratis, Lengkap dengan Cara Memasangnya
- 4Prediksi Skor Lille vs Galatasaray: Duel Sengit Demi Poin Perdana Liga Champions
- 5Prediksi Skor Aston Villa vs Viking 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan Menang
- 620 Link Twibbon Hari Santri Nasional 2026 Gratis untuk Dibagikan ke Media Sosial
- 7Prediksi Skor Sporting CP vs LASK Linz 22 Oktober 2026: Tuan Rumah Diunggulkan
- 8Siapa Aktivis Greenpeace yang Viral di Bundaran HI? Ini Profil dan Pesan Aksinya
- 9Enam Perusahaan Kena Sanksi Karhutla, Total Sudah 32
- 10Prabowo Usut Tuntas Karhutla: Kali Ini Tidak Bisa Ditindak Biasa-biasa Saja









