Doa Resmi Arab Saudi atas Wafatnya ‘Sleeping Prince’ Pangeran Al-Waleed

AKURAT.CO Kerajaan Arab Saudi mengumumkan secara resmi wafatnya Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud, yang selama dua dekade dikenal publik sebagai “Sleeping Prince”.
Pangeran Al-Waleed menghembuskan napas terakhirnya pada Sabtu, 19 Juli 2025, setelah mengalami koma lebih dari 20 tahun akibat kecelakaan lalu lintas di masa remajanya.
"Yang Mulia Pangeran Al-Waleed bin Khaled bin Talal bin Abdulaziz Al Saud telah wafat. Salat jenazah akan dilaksanakan untuknya, insyaallah, Ahad bertepatan dengan 25/1/1447 H," demikian pernyataan resmi dari Pengadilan Tinggi Saudi, sebagaimana dikutip dari Saudi Press Agency pada Minggu, 20 Juli 2025.
Baca Juga: Profil Pangeran Arab Saudi Al Waleed bin Khaled yang Meninggal Dunia setelah 20 Tahun Koma
Salat jenazah akan diselenggarakan di Masjid Imam Turki bin Abdullah, Riyadh, setelah salat Ashar waktu setempat. Pihak kerajaan juga menyampaikan doa secara terbuka agar Pangeran Al-Waleed mendapat tempat mulia di sisi Tuhan.
"Semoga Allah melimpahkan rahmat, ampunan, dan keridhaan-Nya serta menempatkannya di surga-Nya yang luas. Sesungguhnya kita milik Allah dan kepada-Nya kita akan kembali," tambah pernyataan tersebut.
Dilansir dari Gulf News, Pangeran Al-Waleed yang lahir pada April 1990 merupakan anak sulung dari Pangeran Khaled bin Talal dan keponakan dari miliarder terkenal Pangeran Al Waleed bin Talal.
Ia mengalami kecelakaan parah saat belajar sebagai kadet militer di London pada tahun 2005, yang menyebabkan cedera otak serius dan pendarahan internal.
Meski mendapat perawatan intensif dari tim dokter Amerika dan Spanyol, kondisinya tidak pernah benar-benar pulih. Ia tetap berada dalam keadaan koma dengan sesekali menunjukkan gerakan-gerakan kecil, seperti refleks tanpa kesadaran penuh.
Ayahnya, Pangeran Khaled, diketahui menolak permintaan untuk mencabut alat bantu hidup, dengan harapan suatu hari putranya akan pulih. Kesetiaannya merawat sang anak selama lebih dari 20 tahun menjadi sorotan banyak pihak dan simbol ketabahan keluarga kerajaan.
Kematian Pangeran Al-Waleed menutup kisah panjang perjuangan medis dan doa dari keluarga yang tak pernah menyerah. Dukacita mendalam pun menyelimuti keluarga kerajaan dan masyarakat Saudi yang selama ini mengikuti perkembangan “Pangeran Tidur” tersebut.
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkait
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kalender Jawa 28 Oktober 2026: Watak Weton Rabu Pon, Benarkah Dikenal Pekerja Keras?
- 2Putin Nyatakan Rusia Siap Perang dengan Eropa Meskipun Tidak Menginginkannya
- 34 Link CCTV Jakarta Hari Ini, 28 Oktober 2026: Pantau Situasi Demo di Bundaran HI!
- 4Pemimpin Oposisi Israel Berjanji akan Mengganti Pemerintahan Netanyahu setelah Pemilu
- 5Kalender Jawa 29 Oktober 2026: Watak Weton Kamis Wage Dikenal Punya Cita-Cita Tinggi
- 6Asuransi Astra Serahkan Toyota Veloz Hybrid kepada Dommy Eriko, Pemenang Undian GASPOL 2026
- 7Pentagon Minta Negara NATO Redam Pernyataan Mengancam Rusia, Ada Apa?
- 8Luhut soal Polemik Ekspor Gas: Ngapain Berkelahi dengan Singapura?
- 9Geledah Kantor PT IPPS, Kejagung Sita Ponsel dan Temukan Akses Ruangan Rahasia
- 10KPK Geledah Kantor Bea Cukai Semarang dan Kanwil Jateng, Sita Uang Tunai









