Akurat Logo

Viral! Masjid Al-Ikhlas Kartasura Sukoharjo Dapat Review Buruk 1,8 di Google Maps

Fajar Rizky Ramadhan | 27 September 2024, 15:03 WIB
Viral! Masjid Al-Ikhlas Kartasura Sukoharjo Dapat Review Buruk 1,8 di Google Maps

AKURAT.CO Sebuah masjid di Kecamatan Kartasura, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, mendadak viral di media sosial karena menerima penilaian buruk di Google Maps. 

Masjid yang bernama Al Ikhlas ini berada di Dukuh Mendungan, Desa Pabelan, Kartasura. Keviralan masjid ini terjadi setelah mendapatkan rating rendah, yaitu 1,8 bintang dari 61 ulasan di Google Maps.

Viralnya masjid ini bermula dari akun TikTok @munageo mengunggahnya lewat video pada Minggu (22/9). "Diusir dari Masjid karena sekadar buka hp, suara anak-anak, dan baju dianggap gak agamis," tulis unggahan di akun TikTok @munauge.

Berdasarkan beberapa ulasan, mereka merasakan pengalaman buruk ketika salat di masjid tersebut. Ada juga netizen yang memberi saran kepada pengelola masjid.

Baca Juga: Pembangunan Masjid Shizuoka Bukti Komitmen Yayasan 'Ada Orang Baik'

"Kurang paham dg pemahaman takmir masjid ini....tdk punya adab dlm menegur, pdhl sesama muslim itu bersaudara....pdhl ana sdh keluar dari masjid dan berada diparkiran mau aktifkan hp tapi dibentak....semoga pengurusnya diberi hidayah dan ilmu juga lebih mengedepankan adab," tulis akun Harry Soc.

"Tadi Maghriban disini baru di HALAMAN lho, buka hp buat mode pesawat dibilangin "mas matiin hp"halus ya tak jawab ngeh ni baru tak mode ..ehh ada yg datang dengan nada MEMBENTAK "RASAH NJAWAB". Astaghfirullah nek tak ladeni kok Yo memalukan Jd ak diam sembari dihati bertanya aturan ngendi dan yang diikuti imamnya siapa ,,kalau ikut Sunnah dan adab ROSULULLOH SHOLOLLOH ALAIHI WASSALAM ngk mungkin .aku wudhu masuk ada yg deketin halus dia nyaranin untuk pakai baju KOKO ,,untung masih ada kalau ngk apa ngk boleh sholat dimasjid ini!! MAsjid apa mushola Jane?" kata akun bernama Roni Anto, mengisahkan.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.