Akurat Logo

Kisah Idhoh, Petugas Haji Kerokin Jemaah Masuk Angin

Thony H | 1 Juli 2023, 02:47 WIB
Kisah Idhoh, Petugas Haji Kerokin Jemaah Masuk Angin

AKURAT.CO Selalu ada jeri payah petugas haji di setiap kemudahan yang dirasakan jemaah di tanah suci. Pengabdian dan dedikasi tinggi ditunjukan dengan keikhlasan melayani tamu-tamu Allah beribadah haji.

Termasuk yang dilakukan oleh Siti Idhoh Mardhotillah, petugas haji Sektor Ad-hoc 10 maktab 66 Mina, yang selalu mengerok jemaah haji yang masuk angin di tempatnya bertugas.

Kepada tim MCH Idhoh menuturkan, setelah jemaah di maktab 66 Mina tiba dari Muzdalifah, ada beberapa dari mereka yang sakit; masuk angin, kepalanya pusing, bahkan mual-mual. Beberapa jemaah, kata Idhoh, minta dikerok supaya sakitnya sembuh.

"Beberapa ibu-ibu masuk angin. Misalnya pada Kamis, 29 Juni 2023, jemaah lansia kloter SOC 48, atas nama Alimah mengeluh pada dirinya masuk angin," kata Idhoh, di Mina, Makkah, Jumat (30/6/2023).

Kepada Idhoh, jemaah lansia asal Yogyakarta itu meminta dirinya dikerok. "Mba minta dikerokin, biasa di rumah dikerok kalau mau sembuh," papar Idhoh menirukan permintaan jemaah yang sedang masuk angin.

Tak tunggu lama, Idhoh mencari uang koin untuk mengeroknya. Idhoh mengerok jemaah perempuan tersebut selama hampir 2 jam sampai kemudian ibunya sendawa.

"Setelah dikerok, si ibunya sendawa," Idhoh lanjut menceritakan.

Penuh ikhlas, Idhoh juga menenangkan jemaah yang dilayaninya agar memperbanyak istirahat dan minum obat sebelum tidur. "Sebelum tidur, ibunya saya minta minum obat," tutur petugas haji asal Serang Banten itu.

Idhoh mengaku senang ketika ibunya merasa tenang istirahat malam setelah ia kerok bagian punggungnya. Sebelumnya sempat mual-mual masuk angin.

Lansia umur 70 tahun itu kata Idhoh, mengucapkan terimakasih dengan penuh ketulusan kepada dirinya. "Mbak, makasih banget sudah ngerokin," tuturnya, menirukan nada jemaah lansia yang dibantunya.

Dikatakan Idhoh, ibu yang ditolongnya itu bahkan hendak memberinya imbalan uang setelah dirinya selesai mengerok dan memijat. Idhoh menolak dengan halus. "Saya mau dikasih imbalan. Saya tolak. Karena itu tugas saya," ujar Idhoh.

Kepada jemaah lansia yang dilayaninya, Idhoh hanya meminta supaya hidupnya selalu diberi keberkahan sama Allah. Tidak meminta hal lain kecuali doa untuk diri dan keluarganya.

"Ke ibunya, saya minta didoakan saja biar hidup saya berkah, Pak," kata Idhoh.

Idhoh juga berharap semoga jemaah lansia yang ditolongnya menjadi jalan kemabruran ibadah dirinya. "Barangkali secara ritual, ibadah saya kurang maksimal. Tapi karena menolong jemaah ini, semoga mengantarkan kepada kemabruran," tutup Idhoh.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi