Akurat Logo

Da'i ADDAI Sebut Bermain Game Online Bisa Haram

Thony H | 8 April 2023, 20:16 WIB
Da'i ADDAI Sebut Bermain Game Online Bisa Haram

AKURAT.CO Seorang Da'i ADDAI Ust. Ahmad Yani, M.A., menyebut bahwa bermain game online bisa bernilai haram. Demikian disampaikan dalam Program Kultum Ramadan Akurat.co, Sabtu (08/032023) yang ditayangkan melalui Channel YouTube Akurat.co.

Dikatakan Ustaz Yani, pada dasarnya bermain game online itu mubah. Karena segala sesuatu pada dasarnya boleh dilakukan manakala tidak ada dalil yang mengharamkan.

Meski demikian, beliau menyebut bahwa bermain game online hukumnya bisa makruh, bahkan bisa haram.

"Bermain game online bisa makruh, jika sampai lupa dengan waktu, berlama-lama," kata beliau.

"Bahkan, bermain game online juga bisa bernilai haram, manakala digunakan untuk berjudi, bertaruhan, dan untuk kemaksiatan," sambungnya.

Kultum Ramadan Akurat.co berlangsung selama bulan puasa Ramadan 1444 H 2023 M. Program yang ditayangkan melalui kanal YouTube Akurat.co itu dibawakan oleh 19 penceramah dari sejumlah pesantren dan perguruan tinggi di Indonesia untuk meningkatkan spiritualitas masyarakat.

Program kultum ini didukung oleh Bank Syariah Indonesia (BSI), tayang setiap hari pukul. 17.00 WIB selama bulan puasa. Masyarakat dapat menikmati kajian-kajian tersebut dengan sajian yang asyik dan mendidik hanya di kanal YouTube Akurat.co.

Para penceramah yang mengisi kultum Ramadan Akurat.co tahun ini diantaranya ialah Ust. Dr. Muhamad Zen, MA., Sekjend ADDAI (Asosiasi Da'i dan Da'iyah se-Indonesia), Ust. Dr. H. Zahruddin Sulthoni, M.A., Pembina MDA Ciputat, Ust. Dr. H. Alvian Iqbal Zahasfan SSI. Lc. MA., Da'i ADDAI, Ust. Feby Nuryadi, Lc., Pesantren Peradaban Dunia Jagat 'Arsy Serpong, Ust. Muhamad Abror, M.A., Pesantren Ashiddiqiyah Jakarta, dan sejumlah penceramah kondang lainnya.[]

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

T
Reporter
Thony H
L
Editor
Lufaefi