Rektor IIQ Wafat, Wapres: Beliau Pakar Fiqih Perbandingan Madzhab yang Andal

AKURAT.CO Rektor Institute Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta, sekaligus Guru Besar Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta Prof Huzaemah Tahido Yanggo meninggal dunia pada hari ini, Jumat (23/2021). Berdasarkan informasi Prof Huzaemah meninggal pukul 06.10 WIB di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Banten pada usia 74 tahun.
Kabar duka juga disampaikan oleh Wapres, KH Ma'ruf Amin melalui akun Instagramnya @kyai_marufamin. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Saya turut berduka cita atas wafatnya seorang ulama perempuan yang kharismatik, Prof Dr Hj Huzaemah Tahido Yanggo,” tulis Wapres.
Mantan Rais Aam Nahdlatul Ulama (NU) ini memuji sosok Prof Huzaemah. “Bagi saya, almarhumah adalah orang baik. Beliau sosok ulama perempuan yang juga pakar fiqih perbandingan mazhab yang andal,” tambahnya.
Di paragraf terakhir, Kiai Ma’ruf mendoakan Prof Huzaemah. “Semoga almarhumah mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diterima amal ibadahnya, diampuni segala khilafnya, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran dan ketabahan,” tutupnya.
Seperti diketahui, Prof Huzaemah lahir di Donggola, Sulawesi Tengah pada 30 Disember 1946. Sejak tahun 2014 sebagai Rektor IIQ Jakarta. Beliau memperoleh Ph.D dalam ilmu fiqih perbandingan mahzab dari University al-Azhar di Kaherah Mesir pada tahun 1981 dengan cumlaude.
Dilansir dari situs resmi iiq.ac.id, Huzaemah adalah wanita pertama dari Indonesia yang mendapat Ph.D dari Universitas Al-Azhar. Semasa hidupnya, dia juga pernah memegang jabatan Pembantu Dekan I di Fakultas Syariah dah Hukum, Universitas Islam Indonesia (UIN), Direktur Program Pascasarjana Institut Ilmu al-Quran (IIQ) Jakarta, Dosen pascasarjan UIN Jakarta, Universitas Muhammadiyah Jakarta dan Universitas Indonesia.
Prof Huzaemah merupakan anggota aktif MUI, beliau menjadi anggota Komisi Fatwa MUI sejak tahun 1987 dan anggota Dewan Syariah Nasional MUI sejak 1997 dan 2000.
Kemudian, Prof Huzaemah juga pernah menjabat sebagai ketua bidang Fatwa Majelis Ulama Indonesia. Pada 2020, beliau diangkat menjadi Ketua MUI Pusat Bidang Pengajian dan Pengembangan Sosial. Selain itu, beliau juga pernah menjadi anggota dewan pengawas syariah di Bank Niaga Syariah pada 2020.[]
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.
Berita Terkini
Terpopuler
- 1Kecelakaan Maut di Afrika Selatan, 21 Orang Tewas dalam Tabrakan Tiga Kendaraan
- 2Terpukau Atmosfer Persija vs Persib di SUGBK, John Herdman: Belum Pernah Saya Rasakan
- 3Apa Itu Gempa Megathrust? Ini Wilayah Indonesia yang Berpotensi Terdampak
- 4Tokoh Partai Reformasi Britania Raya Balas Trump soal Irlandia Bersatu: Jangan Campuri Politik Inggris!
- 5Soal Kabar Jokowi-Megawati Bakal Bertemu, Said Abdullah: Kartunya Mati, Jangan Dihidupkan Lagi
- 6Suahasil Nazara Jadi Menkeu Baru, Ini Sosok dan Perjalanan Kariernya
- 7ACL Two: FC Seoul Siapkan Pemain SMA Lawan Persib Bandung, Anggap Remeh?
- 8Ismed Sofyan Puji Shin Tae-yong Usai Persija Kalahkan Persib, Putuskan Kebuntuan 3 Tahun
- 9Sidang Korupsi Kuota Haji Ungkap Marwan Dasopang Mendorong Kuota Tambahan Tidak Seluruhnya untuk Jemaah Reguler
- 10Fahd A Rafiq Bersama Tujuh Tersangka OTT Summarecon Digiring ke Mobil Tahanan KPK



