Akurat Logo

Gagal Naik Haji setelah 14 Tahun Menabung, Umi Kulsum Tetap Semangat Wujudkan Impian ke Tanah Suci

Fajar Rizky Ramadhan | 8 Mei 2025, 13:50 WIB
Gagal Naik Haji setelah 14 Tahun Menabung, Umi Kulsum Tetap Semangat Wujudkan Impian ke Tanah Suci

AKURAT.CO Umi Kulsum (52), seorang penjual lontong tahu asal Dusun Payak Santren, Desa Rejoagung, Kecamatan Ngoro, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, harus menunda keberangkatannya ke Tanah Suci tahun ini, meskipun telah menabung dan mendaftar haji sejak 2011.

Ibu tiga anak ini termasuk dalam daftar 124 calon jemaah haji reguler dari Jombang yang gagal melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji (BPIH) 2025. Padahal, ia telah menyetor dana awal sebesar Rp25 juta pada tahun pendaftarannya.

Namun, tambahan biaya pelunasan sebesar Rp35,9 juta tahun ini menjadi kendala yang belum mampu ia atasi. Akibatnya, ia harus menandatangani surat penundaan keberangkatan di Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang.

Baca Juga: Sadinem, Calon Jemaah Haji Asal Karanganyar Gagal Berangkat Dua Kali karena Masalah Kesehatan

Meski kecewa, Umi tetap menunjukkan ketegaran dan keyakinan penuh.

"Ya insyaallah, tetap berusaha semoga Allah memberikan rezeki yang terbaik. Insyaallah sudah, tetapi ada suatu hal jadinya saya tunda gitu. Itu salah satunya. Ya mungkin Allah belum berkehendak, mungkin tahun depan insyaallah. Tetap semangat, insyaallah tetap semangat," ujarnya, Minggu (4/5/2025).

Kisah Umi menjadi potret perjuangan masyarakat kecil yang berjuang keras untuk memenuhi rukun Islam kelima. Penundaan keberangkatan tak menyurutkan tekadnya untuk tetap berikhtiar dan memenuhi syarat administrasi serta finansial demi berangkat ke Tanah Suci pada musim haji 2026.

Sementara itu, 124 kursi yang tidak terisi karena belum lunasnya BPIH telah digantikan oleh jemaah dari daftar cadangan yang telah menyelesaikan pembayaran.

Total sebanyak 1.012 calon jemaah haji dari Kabupaten Jombang akan diberangkatkan tahun ini dalam tiga kloter melalui Embarkasi Juanda, Surabaya—yakni kloter 18, 19, dan 48.

Baca Juga: Kisah Zahra Aqila Jemaah Haji Termuda Asal Gresik: Tidak Terbayang Sebelumnya

Kloter 18 dan 19 dijadwalkan berangkat pada 6 Mei, sementara kloter 48 menyusul pada 15 Mei 2025.

Cerita Umi Kulsum menjadi pengingat bahwa ibadah haji bukan hanya soal uang, tapi juga kesabaran dan keikhlasan. Di balik keterbatasan ekonomi, harapan dan keyakinan tetap menyala.

Bagikan:
  • Share to WhatsApp
  • Share to X (Twitter)
  • Share to Facebook

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.